Karawang, Lintaskarawang.com — Udara pagi yang sejuk di Jembatan Sasak Misran, Klari, Karawang, menjadi saksi bisu kegiatan penuh makna yang dilakukan umat Buddha dari Vihara Buddha Guna Karawang, umat terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa berkumpul bersama, membawa wadah berisi ikan hidup untuk dilepaskan kembali ke alam bebas, pada Minggu, (18/05).
Kegiatan tersebut dikenal sebagai fangsen, sebuah praktik dalam ajaran Buddha yang mengajarkan welas asih dan kepedulian terhadap semua makhluk hidup. Dengan penuh kelembutan, satu per satu ikan dilepaskan ke sungai, menyatu kembali dengan habitat alaminya.
Vimala Candra, selaku pengurus remaja Vihara Buddha Guna Karawang, menyampaikan bahwa kegiatan fangsen ini merupakan bentuk nyata dari praktik ajaran cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan dari fangsen ini adalah untuk melatih dan mempraktikkan cinta kasih kepada anak-anak dan semua umat Buddha, khususnya agar mereka bisa mengembangkan welas asih dengan melepaskan makhluk hidup ke alam yang bebas,” ujar Vimala Candra.
Fangsen bukan sekadar tradisi, melainkan refleksi nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. Dalam keheningan pelepasan, tampak jelas bahwa setiap orang yang hadir membawa niat tulus: untuk mencintai, merawat, dan menghormati kehidupan, sekecil apa pun bentuknya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan menumbuhkan empati terhadap sesama makhluk hidup.
Editor: Aan













Tinggalkan Balasan