Jebolnya Pintu Asin di Sungai Buntu Sebabkan Kerugian Besar bagi Petani

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 11:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, LintasKarawang.com – Jebolnya pintu asin di wilayah Sungai Buntu mengakibatkan kerugian besar bagi para petani. Kejadian ini menyebabkan lahan pertanian seluas 50 hektar tergenang oleh air asin, sehingga berdampak pada gagal panen selama tiga musim berturut-turut atau setara dengan 1,5 tahun.

Menurut keterangan salah satu petani, ujar Caut, kejadian ini sangat merugikan para petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil panen. Dengan sawah yang terus-menerus tergenang air asin, tanaman menjadi rusak dan tidak bisa tumbuh dengan baik.

Para petani berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu harapan utama mereka adalah pembangunan pintu asin yang lebih permanen. Jika tidak dibangun secara permanen, dikhawatirkan kejadian serupa akan terus berulang dan semakin merugikan sektor pertanian di wilayah tersebut. “Kami berharap pemerintah dapat membangun pintu air ini secara permanen, karena kalua tidak permanen ya nantinya akan seperti ini lagi”, ujar Caut, salah satu petani yang terdampak jebolnya pintu asin ini.

Hingga saat ini, petani di Sungai Buntu masih menunggu respons dari pihak terkait untuk memberikan solusi nyata dalam mengatasi bencana ini. Mereka berharap pemerintah dapat segera bertindak agar kerugian tidak semakin meluas dan pertanian dapat kembali pulih.

(Aping apandi)

Berita Terkait

FMSB GERUDUK BYD: JANGAN JADIKAN WARGA SUBANG PENONTON
Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:09

Keren! Produk Kreatif Karawang Tembus Nigeria, Inovasi Olah Limbah Industri Dilirik Menteri Ekraf

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Berita Terbaru