Pembongkaran Kondusif Warung Diduga Menjual Obat Terlarang di Cikuntul

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 05:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com– Penertiban warung yang diduga menjual obat terlarang di Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran, berlangsung kondusif pada Sabtu (29/3/2025). Pembongkaran ini merupakan hasil musyawarah antara Pemerintah Desa (Pemdes) Cikuntul dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Mishbahul Huda.

Keberadaan warung yang dikenal sebagai “Lapak Warung Aceh” tersebut telah meresahkan warga karena diduga menjual obat-obatan yang disalahgunakan oleh remaja. Kondisi ini dinilai dapat merusak generasi muda dan mengancam ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dalam musyawarah yang digelar sebelumnya, Pemdes Cikuntul dan Ponpes Mishbahul Huda sepakat untuk melakukan penertiban secara damai dan terkoordinasi. Ustaz Abdul Baasyir, selaku perwakilan Ponpes Mishbahul Huda, menyatakan bahwa langkah ini diambil demi menjaga moral dan akhlak generasi muda dari pengaruh negatif barang terlarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Lurah Cikuntul, Kasman Ebod, menegaskan bahwa tindakan ini sudah sesuai dengan aspirasi warga yang menginginkan lingkungan yang lebih bersih dari praktik ilegal. “Kami melakukan pendekatan persuasif agar proses penertiban berlangsung tanpa konflik. Semua pihak telah sepakat dan memahami pentingnya langkah ini,” ujarnya.

Baca Juga:  1500 Wisudawan Wisudawati Berhasil di hasilkan Pada Gelar Wisudawan Akademik Gelombang I Tahun 2023/2024 Unsika Karawang

Pembongkaran berjalan dengan tertib, disaksikan oleh aparat desa, tokoh masyarakat, dan pihak ponpes. Pemilik warung pun akhirnya menerima keputusan tersebut tanpa perlawanan. Warga sekitar menyambut baik tindakan ini dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Selain pembongkaran warung, Pemdes Cikuntul bersama elemen masyarakat akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak moral generasi muda. Sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan juga akan terus digalakkan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan edukasi di lingkungan ponpes serta sekolah-sekolah setempat.

Kasman Ebod berharap kerja sama antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif. “Kita semua punya tanggung jawab menjaga generasi muda dari pengaruh buruk,” pungkasnya. (LK)

 

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 90 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 02:51

Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja

Berita Terbaru