COD Kok Narkoba? Peredaran Obat Terlarang di Karawang Makin Edan!

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 05:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 28 Maret 2025. Peredaran obat-obatan terlarang di Karawang kembali menjadi sorotan. Modus baru dengan sistem Cash on Delivery (COD) semakin marak digunakan untuk mengelabui petugas. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan karena konsumennya didominasi oleh para pekerja pabrik.

Dari informasi yang dihimpun, setiap pagi antrean pembeli terlihat di lokasi-lokasi tertentu. Mereka mengenakan seragam karyawan perusahaan, menunjukkan bahwa mayoritas pelanggan berasal dari kalangan buruh pabrik. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat, mengingat efek negatif penyalahgunaan obat-obatan terhadap kesehatan dan produktivitas kerja.

“Itu kalau pagi-pagi sudah pada antre yang beli, lur. Pakai seragam karyawan PT semua, lur. Konsumennya buruh pabrik, lur,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Maraknya sistem COD dalam transaksi barang haram ini menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum. Para pengedar tidak lagi menggunakan cara konvensional, melainkan memanfaatkan teknologi untuk menghindari razia.

Pemerintah dan aparat hukum diharapkan segera mengambil tindakan konkret untuk menghentikan peredaran obat-obatan terlarang ini. Selain itu, kesadaran masyarakat, khususnya para pekerja, juga menjadi kunci dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di Karawang. (LK)

 

Berita Terkait

BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Berita ini 57 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru