Ketua GARDU Kecam Keras Aksi Bar-Bar terhadap Seorang Ustadz di Tirtajaya

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang | Lintaskarawang.com – Ketua GARDU (Gerakan Rakyat Dari Utara), Nana Satria Permana, menyampaikan sikap tegas terkait kasus dugaan perzinahan yang melibatkan seorang oknum ustadz di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026), Nana menyoroti dua hal penting, yakni bahaya aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat serta pentingnya kehati-hatian aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang tengah menjadi sorotan publik.

Ia menegaskan bahwa reaksi emosional masyarakat memang dapat dipahami, terlebih karena kasus ini menyeret sosok yang selama ini dikenal sebagai tokoh agama. Namun demikian, menurutnya, kemarahan tidak boleh dijadikan pembenaran untuk bertindak di luar koridor hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan menormalisasi perilaku bar-bar. Kemarahan masyarakat itu wajar, tetapi tidak boleh berubah menjadi tindakan main hakim sendiri. Semua harus diserahkan kepada proses hukum,” tegas Nana.

Nana menilai, praktik main hakim sendiri berpotensi menimbulkan preseden buruk di tengah masyarakat. Jika dibiarkan, hal tersebut dapat memicu konflik sosial yang lebih luas serta merusak tatanan hukum yang berlaku.

“Kalau ini dianggap biasa, ke depan siapa pun bisa merasa berhak menghukum orang lain tanpa proses hukum. Ini sangat berbahaya bagi kehidupan sosial kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Nana juga menyoroti aspek penegakan hukum. Ia mengaku menerima informasi bahwa terduga pelaku sempat dibebaskan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, langkah tersebut harus disertai penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Inisiatif Positif Aryanto: Turnamen Sepak Bola Meriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-79 di Cikampek Selatan

“Pihak kepolisian jangan sampai membuat keputusan blunder. Kalau tidak dijelaskan secara terbuka, ini bisa memicu ketidakpercayaan publik dan membuat situasi di lapangan menjadi tidak kondusif,” katanya.

Ia menekankan bahwa transparansi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik, khususnya dalam kasus yang telah viral dan menyita perhatian luas masyarakat.

“Kalau memang belum cukup bukti, sampaikan secara terbuka. Kalau masih dalam proses, jelaskan. Jangan sampai masyarakat hanya menerima informasi sepotong-sepotong,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.

“Kita harus menjadikan hukum sebagai panglima. Jangan sampai emosi kolektif justru memperkeruh keadaan,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Kecamatan Tirtajaya digegerkan oleh dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang ustadz berinisial RS alias Ustadz FT dengan seorang perempuan berinisial EE. Kasus tersebut mencuat setelah video penggerebekan beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi publik.

Kedua terduga sempat diamankan dan dibawa ke Polsek Tirtajaya untuk pemeriksaan awal sebelum dilimpahkan ke Polres Karawang guna penanganan lebih lanjut. (LK)

Berita Terkait

Melangkah sebagai Bakal Calon BPD Periode 2026–2029, Dede Suhendar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Tiga Dusun
Mohon Doa dan Dukungan, Oo Maska Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Desa Kertasari
Serap Aspirasi Warga Karawang Barat, Pipik Taufik Ismail Siap Kawal Usulan SMA hingga Penanganan Banjir Citarum
Mohon Doa dan Dukungan, Syamsu Novantio Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Dusun Bojong Tugu I
Warga Blok F TPI Waringinjaya Bersyukur, Pengecoran Lapangan Voli oleh Asep Supriadi Disambut Antusias
Diduga Beda Arah Politik, Amil P3N Desa Mulyajaya Mundur Usai Percakapan dengan Kepala Desa Beredar
ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih
Perpisahan Siswa dan Kenaikan Kelas SDN Lemahmakmur III Berlangsung Meriah, Prestasi Siswa Diganjar Penghargaan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 02:51

Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja

Berita Terbaru