SCF DAN KOSTRAD SURVEI POPULASI MACAN TUTUL DI SANGGABUANA

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD seluruh Indonesia di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad Sanggabuana, Selasa, 18 Februari 2025, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, M.Si bersama Pangkostrad Letjen TNI Mohhamad Fadjar melepas tim Ekspedisi Macan Tutul Jawa Sanggabuana.

Jenderal Maruli Simanjuntak yang sudah tiga kali berkunjung ke Sanggabuana untuk mendukung program konservasi yang dilakukan oleh Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) kali ini melepas Tim Ekspedisi yang terdiri dari anggota Sanggabuana Wildlife Ranger dan juga anggota prajurit Kostrad dari Menlatpur Kostrad. Pada tahun 2024 Tim Ekspedisi ini juga melakukan Ekspedisi Owa Jawa Sanggabuana selama 40 hari yang didukung oleh PT Astra Otopard Group.

Dalam Ekspedisi untuk melakukan survei populasi dan preferensi pakan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) ini, tim akan menggunakan metode pemasangan kamera jebak di landscape seluas 16.500 hektar, dan juga analisis genetis dari feses/kotoran yang dikumpulkan selama ekspedisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk survei populasi Macan Tutul Jawa kali ini, SCF didukung oleh Yayasan Sintas Indonesia yang mensuport kamera jebak sebanyak 40 unit dan juga dukungan pelatihan protokol pemasangan kamera jebak di lapangan.

Annisa Sutarno salah satu founder SCF yang juga anggota Sanggabuana Wildlife Ranger mengatakan bahwa Sintas Indonesia bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Genetis dan Spesies (KKHSG) Kementerian Kehutanan sebenarnya sedang melakukan survei populasi Macan Tutul Jawa di seluruh Pulau Jawa sejak 2024 yang akan berlangsung sampai 2026. Namun karena kawasan Pegunungan Sanggabuana tidak masuk dalam peta survei sehingga dilakukan survei populasi yang dilakukan oleh SCF dan Kostrad dengan dukungan Sintas.

“Metode survei dengan memasang kamera trap di hutan selama 6 bulan, dan juga mengumpulkan temuan feses di lapangan yang akan dilakukan analisis genetis oleh Sintas Indonesia dan Direktorat KKHSG.” Papar Annisa ketika ditemui di Menlatpur Kostad Sanggabuana.

Baca Juga:  Proses Penetapan Calon Ketum HIPMI Karawang Dipertanyakan, Tim Linal Ari Soroti Transparansi SC

Annisa juga sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan Jenderal Maruli Simanjuntak selama 2 tahun ini terkait dengan kegiatan konservasi di Pegunungan Sanggabuana.

Seperti diketahui, Menlatpur Kostrad mempunyai lahan seluas 520 dan 100 hektar yang berada di kawasan Pegunungan Sanggabuana. Menlatpur Kostrad menggunakan lahan di Sanggabuana ini sebagai kawah candradimuka para prajurit Kostrad sebelum mereka ditugaskan di beberapa daerah. Para prajurit Kostrad di Menlatpur Kostrad tidak hanya berlatih saja di Sanggabuana tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan konservasi. Pada tahun 2024, Menlatpur Kostrad juga membantu melakukan monitoring Macan Tutul Jawa menggunakan Drone Thermal sekaligus melakukan penghalauan Macan Tutul Jawa kembali ke hutan untuk menghindari konflik satwa liar ke pemukiman.

Annisa berharap Ekspedisi ini akan menghasilkan data Macan Tutul Jawa di Sanggabuana beserta preferensi pakannya dalam bentuk data lengkap dan komprehensif, sekaligus untuk memitigasi ancamannya. Data ini menurut Annisa akan menjadi penting untuk menyusun pola kerja konservasi terhadap Macan Tutul Jawa di Sanggabuana.

“Sanggabuana merupakan area diluar kawasan konservasi yang mempunyai keanekaragaman hayati tinggi. Pendataan yang dilakukan oleh SCF menghasilkan data jumlah satwa liar sebanyak 432 spesies. Dari 432 jenis satwa liar ini, 42 jenis merupakan satwa dilindungi sesuai Permen 106/2018. Jadi kita dan Kostrad ikut membantu menjaga dan melakukan upaya konservasi, sampai nanti Sanggabuana menjadi Taman Nasional, seperti yang sudah disetujui oleh Komisi IV DPR RI dan Ibu Menteri Siti Nurbaya pada 2022 lalu.” Tutup Annisa. (LK)

Berita Terkait

Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Berita ini 72 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 04:09

Penutupan Nobar Juara Piala Dunia 2026 di Karawang Resmi Berakhir, Omzet UMKM Tembus Hampir Rp1,2 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:46

Diding Haryono Usung Transparansi dan Aplikasi Aspirasi, Siap Bertarung di Pemilihan BPD Desa Kutanegara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:40

Korin Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, PT YPPI Dukung Turnamen Kapolsek Ciampel Cup U-35

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:38

Musdus Bojong Karya II Tetapkan Prioritas Pembangunan, Warga dan Mahasiswa UBP Karawang Dorong Solusi Pengelolaan Sampah

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:36

Juru Pengairan PJT Pedes Soroti Minimnya Keterlibatan Linmas Desa Payungsari dalam Gorol Irigasi

Senin, 13 Juli 2026 - 00:51

Melangkah sebagai Bakal Calon BPD Periode 2026–2029, Dede Suhendar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Tiga Dusun

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:32

Mohon Doa dan Dukungan, Oo Maska Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Desa Kertasari

Senin, 6 Juli 2026 - 10:02

Serap Aspirasi Warga Karawang Barat, Pipik Taufik Ismail Siap Kawal Usulan SMA hingga Penanganan Banjir Citarum

Berita Terbaru