Gagal Ikut SNBP Akibat Kelalaian Sekolah, Siswa SMAN 4 Karawang Unjuk Rasa, DPRD Jabar Soroti Kasus Ini

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber gambar dari media sosial

Sumber gambar dari media sosial

Karawang, Lintaskarawang.com – Puluhan siswa SMAN 4 Karawang menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan sekolah pada Rabu pagi (5/2/2025). Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam setelah mereka gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang diduga akibat kelalaian pihak sekolah dalam melakukan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Menurut informasi yang dihimpun, para siswa yang sebelumnya dinyatakan eligible untuk mengikuti SNBP tidak bisa melanjutkan proses pendaftaran karena data mereka tidak terverifikasi. Sejumlah siswa bahkan tak kuasa menahan tangis atas insiden ini, mengingat SNBP adalah salah satu jalur utama untuk masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes.

Tak hanya siswa, para orang tua juga turut mendatangi sekolah untuk menuntut penjelasan dari pihak manajemen. Mereka merasa hak pendidikan anak-anak mereka diabaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi sempat memanas ketika perwakilan sekolah belum juga memberikan keterangan resmi. Untuk menjaga agar aksi tetap kondusif, aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga di sekitar sekolah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa hari sebelum aksi ini berlangsung, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, melalui unggahan di media sosial pribadinya, turut menyoroti masalah ini. Ia mengaku telah menerima berbagai aduan dari masyarakat terkait kasus serupa di beberapa sekolah di Jawa Barat, yang mengindikasikan ratusan hingga ribuan siswa kehilangan hak mereka untuk mengikuti SNBP.

Baca Juga:  Transisi PAUD ke SD, Guru SDN 1 Karawang Wetan dan SDN 1 Adiarsa Timur Kunjungi TKQ Anissa

“Bahkan di Jawa Barat, ada dua sekolah yang sudah teridentifikasi, yaitu SMAN 7 Cirebon dan SMAN 4 Karawang, yang diduga lalai dan teledor sehingga siswa mereka berpotensi kehilangan haknya,” ungkap Surono.

Surono meminta Kementerian Pendidikan dan Komisi X DPR RI untuk memastikan para siswa tetap mendapatkan haknya dengan memberikan perpanjangan waktu pendaftaran. Ia juga menegaskan agar pihak sekolah segera melakukan input data dengan benar, mengingat para siswa ini adalah generasi penerus bangsa.

“Saya memastikan akan ada sanksi tegas bagi sekolah yang lalai dan teledor dalam menjalankan tanggung jawabnya,” tegas Surono.

Hingga saat ini, pihak SMAN 4 Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Para siswa dan orang tua berharap ada solusi cepat dan kejelasan agar masa depan mereka tidak semakin terhambat. (LK)

 

Berita Terkait

LARANG JUAL BELI LKS, DISDIKBUD KARAWANG DINILAI BELUM JAWAB SOAL PENGAWASAN DAN SANKSI
Disdikbud Karawang Terbitkan Surat Edaran, Sekolah Negeri Dilarang Jual LKS, Buku, dan Seragam
Era Baru Pelayanan Pendidikan di Karawang, Disdikbud Resmikan Ruang Layanan Terpadu
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIKA Gelar Workshop “From Theory to Practice” untuk Mempersiapkan Calon Guru Bahasa Inggris yang Adaptif
Paduan Suara Candra Gemilang SMAN 5 Karawang Raih Medali Emas di Ajang Internasional JICF 2026
Euphoria A Splash of Joy, SD Puri Artha Suguhkan Pentas Seni Penuh Kreativitas
Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 2 Gintungkerta Digelar Sederhana dan Penuh Makna
Di Tengah Larangan Pungutan, Biaya Kegiatan Akhir Tahun di SDN 1 Karyasari Tuai Sorotan
Berita ini 53 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:18

Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:20

Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:11

Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:28

LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:36

Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50

Polisi Tangkap Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan di THM Karawang

Senin, 1 Juni 2026 - 06:58

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin

Berita Terbaru