Anindya Bakrie Resmi Pimpin Kadin Indonesia, Aktivis Karawang Sambut Positif

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lintaskarawang.com – Anindya Bakrie resmi menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029. Sementara itu, Arsjad Rasjid ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. Keputusan ini diumumkan dalam Sidang Pleno Ke-2 Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia yang berlangsung pada Kamis (16/1/2025).

Sidang pleno yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Aziz Syamsudin, secara resmi mengesahkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. “Jadwal acara hari ini adalah penetapan Ketua Umum Anindya Novyan Bakrie untuk masa bakti 2024-2029. Bisa disepakati?” ujar Aziz dalam sidang tersebut, sebagaimana dilansir CNBBC Indonesia.

Pertanyaan tersebut langsung disambut dengan suara bulat oleh peserta sidang yang secara serempak menyatakan persetujuan dengan tepuk tangan. Dengan demikian, Anindya Bakrie resmi menggantikan posisi Arsjad Rasjid yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, Anindya menegaskan pentingnya soliditas di dalam tubuh Kadin agar terus menjadi mitra strategis pemerintah. “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Ini adalah prinsip yang selalu kami pegang. Kadin harus kompak, karena dengan kekompakan, kita bisa melangkah lebih jauh,” ujarnya dalam sambutannya di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

Ia juga menekankan bahwa visinya selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. “Seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” katanya mengutip pesan Prabowo.

Baca Juga:  Tingkatkan Keimanan, Polsek Klari Laksanakan Binrohtal dan Santuni Anak Yatim

Anindya pun menyampaikan permohonan maaf jika selama keterlibatannya dalam Kadin terdapat kesalahan. “Saya mohon maaf jika ada kekhilafan. Dengan semangat baru ini, saya berharap kita bisa bersama-sama membawa Kadin ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya dan Arsjad Rasjid tetap menjalin komunikasi yang baik dan menjunjung tinggi persahabatan meskipun sebelumnya sempat berkompetisi. “Kami tidak pernah berhenti berkomunikasi. Alhamdulillah, itulah aset terbesar yang kami miliki, yaitu persahabatan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Anindya meminta dukungan dari seluruh anggota Kadin agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. “Saya berharap Kadin bisa menjadi mitra yang solid dalam membangun ekonomi nasional. Dengan pemerintahan Pak Prabowo dan Pak Gibran, kita bisa mencapai zaman keemasan,” pungkasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, para aktivis yang tergabung dalam Forum Aktivis Karawang menyambut positif kepemimpinan baru di Kadin Indonesia. Mereka menilai keputusan ini sebagai langkah akhir dari dinamika internal yang sempat terjadi. “Selesai sudah akhirnya kemelut di Kadin. Ini menjadi awal baru untuk kemajuan dunia usaha di Indonesia,” ujar Mr Kim sapaan akrab Nurdin Syam salah satu aktivis. (LK)

Sumber: CNBBC

 

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru