Ratusan Warga Tirtajaya Geruduk Kantor Polsek Tirtajaya, Tuntut Keadilan

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 09:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ratusan warga Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mendatangi Kantor Polsek Tirtajaya pada Kamis malam (31/10/2024). Kedatangan massa ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan mereka terhadap kinerja aparat kepolisian setempat.

Aksi massa dipicu oleh dugaan adanya pelanggaran prosedur oleh seorang oknum polisi berinisial A, yang dinilai bertindak di luar batas dalam menangani kasus penangkapan dua pemuda yang dituduh mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Ketua DPC Ormas GMPI Kecamatan Tirtajaya, Ursid Nursahid, saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa oknum polisi tersebut tidak hanya menggunakan kekerasan, tetapi juga meminta uang tebusan sebesar Rp5 juta kepada keluarga kedua pemuda yang ditangkap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oknum itu tidak hanya memukul, tapi juga meminta uang Rp2 juta hingga Rp5 juta sebagai syarat pembebasan mereka,” ungkap Ursid kepada awak media. Ia menambahkan bahwa kedua pemuda tersebut hanya nongkrong biasa dan langsung dicurigai sebagai pengguna tramadol, bahkan dituduh sebagai bandar.

Baca Juga:  Temuan Limbah Medis di Karangligar Berbuntut Panjang, DLH dan Polisi Turun Tangan

Aksi protes ini bukanlah penolakan terhadap penegakan hukum, melainkan kecaman terhadap metode yang dianggap tidak sesuai prosedur dan mengandung unsur kekerasan serta pemerasan. Masyarakat Tirtajaya berharap agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan profesional.

“Kalau memang terbukti bersalah, ya tangkap saja, tapi jangan gunakan kekerasan dan jangan ada pungli,” tegas Ursid menambahkan.

Dalam tuntutannya, warga meminta agar kepolisian bertindak tegas terhadap oknum yang terlibat serta menjaga profesionalitas tanpa menyalahgunakan wewenang. Mereka juga meminta agar ancaman penggunaan senjata oleh oknum polisi dihentikan, terutama jika tidak sesuai prosedur.

Aksi ini menandakan bahwa warga menginginkan keadilan dan kepolisian yang bersih dari tindak kekerasan maupun pemerasan. Pihak kepolisian diharapkan segera merespons tuntutan warga agar kepercayaan masyarakat dapat kembali terjaga. (D’Kasur)

 

 

Berita Terkait

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan
GAPENSI Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Maju dalam Bursa Ketua KADIN
Berita ini 24 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Rabu, 15 April 2026 - 06:34

APEK Karawang All Out Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17

Pembukaan Piala Pelajar AFKAB Karawang 2026, Ajang Bangkitkan Talenta Futsal Muda

Kamis, 9 April 2026 - 02:20

Pelayanan Prima dan Pembangunan Meningkat, Desa Kertasari Jadi Contoh bagi Desa Lain

Kamis, 2 April 2026 - 17:15

Perkuat Nilai Spiritual, Lintas Corporate Group Gelar Ziarah Perdana ke Mbah Priok

Rabu, 1 April 2026 - 13:27

Di Tengah Padatnya Tugas, Lurah Palumbonsari Tetap Prioritaskan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:14

Pemudik Masih Berdatangan di Hari Terakhir Posko Arus Balik Lebaran di Klari Karawang

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21

MINIMNYA KASUR LIPAT DI POSKO ISTIRAHAT PEMUDIK

Berita Terbaru