Tantangan Netralitas NU Karawang di Tengah Dinamika Politik Lokal yang Memanas

- Penulis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Karawang pernah menghadapi gejolak internal terkait keterlibatan dalam politik praktis pada pemilihan presiden yang lalu. Kyai Uyan, yang saat itu menjabat sebagai Ketua NU Karawang, diberhentikan setelah terbukti memberikan dukungan secara terbuka kepada salah satu calon presiden. Hal ini diperkuat dengan adanya surat dukungan yang ia tandatangani.

Surat tersebut dikirim oleh kelompok kontra kepada Pengurus Besar NU (PBNU). Setelah melakukan pertimbangan, PBNU memutuskan untuk menggantikan Kyai Uyan dengan H. Jenal dalam upaya menjaga netralitas NU dari politik praktis.

Kepemimpinan NU Karawang saat ini dipegang oleh Deden Permana, yang menggantikan H. Jenal melalui mekanisme PAW setelah H. Jenal maju dalam pemilihan legislatif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, situasi serupa kembali terjadi. Deden Permana, yang kini menjabat sebagai Ketua NU Karawang, secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon bupati. Pada acara jalan santai yang diselenggarakan oleh NU, nama Marwah NU digunakan dalam konteks politik, menimbulkan kontroversi. Deden Permana juga mengenakan atribut NU dalam acara tersebut.

Baca Juga:  PEROLEHAN SEMENTARA SUARA CALEG ARTIS DI PILEG 2024 DAPIL JABAR VII KARAWANG-PURWAKARTA-BEKASI

Tindakan ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak yang menilai bahwa Deden Permana telah merusak citra NU sebagai organisasi yang seharusnya menjaga netralitas politik. Penggunaan nama Marwah NU dalam kegiatan politik praktis dianggap bertentangan dengan prinsip NU yang selalu menjaga jarak dari urusan politik.

Keprihatinan muncul di kalangan warga Nahdliyin, yang merasa bahwa pengurus NU Karawang tidak menjaga martabat dan kehormatan organisasi yang diwariskan oleh para ulama besar Indonesia. Saat ini, sorotan tertuju pada bagaimana NU Karawang akan mempertahankan netralitasnya di tengah dinamika politik lokal yang semakin memanas.

Menjaga netralitas NU dari politik praktis menjadi tantangan penting yang harus dihadapi. Keutuhan integritas NU sangat perlu dipertahankan agar tetap menjadi panutan dalam hal keagamaan, tanpa terjebak oleh kepentingan politik tertentu.***

Berita Terkait

Semarak Jelang Kedatangan Jokowi, 8.000 Mangkuk Bakso Gratis Disiapkan untuk Warga
Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Berita ini 21 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru