Karawang, Lintaskarawang.com – Wakil Ketua 1 DPC Kabupaten Karawang, Tajudin, mengklarifikasi mengenai pertemuannya dengan Acep Jamhuri di kediaman Guru Besar Ibu Edeh di Sagalaherang. Menurut Tajudin, pertemuan tersebut tidak bisa diartikan sebagai bentuk dukungan kepada Acep Jamhuri-Gina dalam Pilkada Karawang. Ia menegaskan bahwa kehadirannya murni untuk bersilaturahmi tanpa ada niatan politik apa pun.
“Silaturahmi saya ke sana tidak ada kaitannya dengan dukungan politik. Saya hanya datang untuk menjaga hubungan baik, tidak lebih,” ujar Tajudin dalam keterangannya, Sabtu (28/9/2024). Ia menambahkan, bersalaman dengan Acep Jamhuri pun bukan berarti ia berpihak atau mendukung pasangan calon tersebut.
Lebih lanjut, Tajudin menjelaskan bahwa ia tetap pada pendiriannya mendukung pasangan calon nomor 2, Aep Syaepuloh dan Maslani, yang telah dideklarasikan secara resmi pada Rabu (25/9/2024). “Saya sudah berkomitmen untuk mendukung penuh pasangan Aep-Maslani, dan saya tidak akan menarik janji saya,” katanya tegas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tajudin juga menyebut bahwa dukungannya kepada Aep-Maslani adalah hal yang sudah dipikirkan dengan matang, termasuk mempertimbangkan berbagai aspek penting. “Ini bukan soal pertemanan atau pertemuan singkat, tetapi menyangkut nama baik saya dan juga Haji Dewa yang turut dalam perjuangan ini,” imbuhnya.
Ia pun menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak akan berubah, meskipun ada beberapa pihak yang mungkin salah paham terkait pertemuan di Sagalaherang. “Keputusan saya tidak berubah. Saya sepenuhnya berada di belakang pasangan calon nomor 2,” lanjut Tajudin.
Menurutnya, pertemuan dengan Acep Jamhuri hanyalah bagian dari etika dalam menjalin hubungan sosial di masyarakat, dan bukan untuk mendukung atau memberikan restu kepada pihak tertentu dalam kontestasi politik.
“Saya bersalaman dengan Acep Jamhuri karena menghormati, bukan karena saya mendukung beliau,” ujarnya sekali lagi untuk memperjelas. Tajudin berharap agar tidak ada lagi kesalahpahaman terkait pertemuan tersebut.
Dengan adanya klarifikasi ini, Tajudin ingin memastikan bahwa dukungan politiknya tetap konsisten pada pasangan yang telah ia pilih dan tidak akan berubah hanya karena interaksi sosial yang dilakukan di luar konteks politik.
“Dukungan saya sudah jelas dan tidak ada yang berubah. Saya tetap mendukung Aep-Maslani sampai akhir,” pungkasnya. (Red)













Tinggalkan Balasan