Kepala Desa Sampalan Kecewa Atas Minimnya Respon Kepala Desa Lain dalam Penanganan Eceng Gondok di Saluran Irigasi

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 04:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kepala Desa Sampalan, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jamaludin, mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap sikap kurang responsif dari sejumlah kepala desa lain terkait penanganan eceng gondok yang memenuhi saluran irigasi di wilayah mereka. Masalah ini terutama terjadi pada jalur 4 yang meliputi Desa Kalangsurya, Sindangkarya, Sindangmulya, Sampalan, Sindangsari, dan Waluya. Hal tersebut diungkapkan pada minģgon Desa Sampalan Rabu (21/8/2024).

Menurut Jamaludin, keberadaan eceng gondok yang semakin menumpuk di saluran irigasi ini sudah berlangsung lama dan semakin memburuk. Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama para petani yang mengandalkan irigasi tersebut untuk mengairi sawah mereka. “Eceng gondok ini menghambat aliran air, membuat petani kesulitan mendapatkan pasokan air yang cukup untuk tanaman mereka,” ujarnya.

Jamaludin menambahkan, dirinya telah berkali-kali mengajak kepala desa lain untuk bersama-sama mengatasi masalah ini. Namun, upaya tersebut kurang mendapat tanggapan serius dari pihak terkait. “Saya sudah mengajukan beberapa kali permintaan agar kita duduk bersama mencari solusi, tetapi sayangnya respon yang saya dapatkan sangat minim,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sampalan ini juga menekankan pentingnya koordinasi antar desa dalam menghadapi permasalahan yang bersifat lintas wilayah seperti ini. “Masalah ini bukan hanya urusan satu desa, tetapi menyangkut beberapa desa yang terhubung melalui saluran irigasi yang sama. Kita harus saling membantu dan bekerja sama,” tegasnya.

Jamaludin berharap, para kepala desa yang wilayahnya terlibat dalam jalur irigasi tersebut dapat segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi eceng gondok. “Saya harap kita bisa segera menyatukan langkah untuk membersihkan saluran ini. Jika dibiarkan terus, dampaknya akan semakin parah dan merugikan banyak pihak,” tambahnya.

Baca Juga:  Tepian Jembatan Karaba Longsor, Akses Jalan Mentil di Wadas Amblas dan Putus Total

Selain itu, Jamaludin mengungkapkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karawang untuk mendapatkan bantuan teknis dalam membersihkan saluran irigasi tersebut. “Kami sudah meminta bantuan ke DPU, dan mereka siap membantu, tetapi kerjasama dari kepala desa lainnya juga sangat diperlukan,” katanya.

Jamaludin juga mengajak masyarakat desa yang terdampak untuk ikut serta dalam kegiatan gotong royong membersihkan eceng gondok ini. “Kita juga harus melibatkan masyarakat, terutama yang langsung merasakan dampak dari masalah ini. Dengan gotong royong, saya yakin masalah ini bisa kita atasi bersama,” ajak Jamaludin.

Lebih lanjut, Jamaludin meminta pada Dinas Pertanian dan Pengairan (PJT II) untuk menurunkan alat berat dalam membersihkan saluran irigasi yang dipenuhi eceng gondok. “Kalau dikerjakan manual sangat merepotkan, dengan kondisi banyaknya eceng gondok, hampir seminggu tiga kali para petani membersihkan area tersebut, terutama di Bodeman Bakan Ama, irigasi tersier BPA Pataruman 6 yang terletak di Desa Sampalan,” jelasnya.

Dengan adanya langkah-langkah ini, Jamaludin berharap masalah eceng gondok di saluran irigasi tersebut dapat segera teratasi, sehingga aliran air bisa kembali lancar dan kebutuhan para petani akan air dapat terpenuhi dengan baik. (Inam lodra)

 

Berita Terkait

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393
Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru