Kontroversi Mencuat, BPUPPK dan BIPPK Terlibat Saling Sindir

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 09:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Konstelasi politik Karawang jelang pendaftaran pasangan calon (paslon) ke KPU pada 27-29 Agustus semakin memanas. Dukungan resmi yang diberikan PKS, NasDem, dan PKB kepada petahana H. Aep Syapuloh untuk Pilkada Karawang 2024 menjadi sorotan utama. Di tengah dinamika ini, pernyataan kontroversial muncul dari dua kubu yang saling berseberangan.

Koordinator Badan Penyelidik dan Upaya Penyatuan Pemimpin Karawang (BPUPPK), Dadan Suhendarsyah, menyatakan optimismenya bahwa Acep Jamhuri (Ajam) dan Gina Fadlia Swara akan bersatu sebagai pasangan calon di Pilkada Karawang 2024. Dadan menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kesadaran dalam mengelola Karawang tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua kelompok saja, melainkan memerlukan kerja sama lintas pihak.

“Saya melihat ada pondasi semangat yang sama-sama menyala di antara para pihak bahwa Karawang harus terbarukan, dan kesadaran dalam mengelola Karawang tidaklah bisa dilakukan hanya oleh satu-dua kelompok. Maka dari itu, perlu menyamakan persepsi, bekerja sama antar pihak, serta mengendalikan ego dan ambisi pribadi maupun kelompok yang berlebihan,” ujar Dadan dalam keterangannya, Sabtu (17/8/2024).

Namun, pernyataan tersebut segera ditanggapi oleh Badan Intelejen Pemenangan Petahana Karawang (BIPPK). Nurdin Syam, yang lebih dikenal dengan sebutan Mr. Kim, menyebut bahwa optimisme yang disampaikan BPUPPK terlalu berlebihan.

“BPUPPK ibarat sedang bermimpi di siang bolong, karena halusinasi stadium tingkat 4. Terlalu banyak duduk bersama dukun akhirnya jadi ngawur ke mana-mana,” sindir Mr. Kim. Minggu (18/8/2024).

Menurut Mr. Kim, rumor bahwa Ajam menginginkan posisi Karawang 1, sementara Gina juga mengincar posisi yang sama, membuat gagasan penyatuan mereka tidak realistis. Ia menambahkan bahwa politik adalah arena yang dinamis, dan segala sesuatu bisa berubah sewaktu-waktu.

“Optimisme yang dibangun BPUPPK tidak realistis. Jika mereka berpikir bisa menyatukan dua tokoh besar dengan ambisi masing-masing, maka itu hanya Tuhan yang bisa mewujudkannya. Saya kira ini hanyalah angan-angan kosong,” tambahnya.

Ketegangan antara kedua kubu ini menunjukkan semakin panasnya persaingan politik menjelang Pilkada Karawang 2024. Publik pun menantikan bagaimana peta politik Karawang akan terbentuk menjelang hari-hari terakhir pendaftaran paslon.

(Red)

Berita Terkait

Semarak Jelang Kedatangan Jokowi, 8.000 Mangkuk Bakso Gratis Disiapkan untuk Warga
Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru