Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok: Mengenang 79 Tahun Peristiwa Bersejarah

- Penulis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 kini telah berusia 79 tahun. Namun, kejadian bersejarah tersebut takkan pernah hilang dari ingatan Bangsa Indonesia. Melalui drama yang terjadi di tanah Karawang, khususnya Rengasdengklok, proklamasi kemerdekaan akhirnya berkumandang dan menandai kelahiran Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Dalam kurun waktu tersebut, Indonesia terus berkembang melewati berbagai fase pembangunan hingga tiba di era modern saat ini. Peringatan Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok digelar untuk mengingat kembali jasa para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa.

Acara ini dihadiri oleh Acep Jamhuri, Ketua DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Karawang, bersama jajaran pengurus PSIB se-Kabupaten Karawang, serta berbagai komunitas, paguyuban, dan masyarakat di sekitar Rengasdengklok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acep Jamhuri menjelaskan bahwa Napak Tilas ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa para pejuang, khususnya mereka yang terlibat dalam peristiwa bersejarah pada 16 Agustus 1945. “Sejarah pada tanggal 16 Agustus 1945 ini wajib kita ketahui karena para pemuda Rengasdengklok dan pejuang saat itu membawa Presiden Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Pacing Utara Desa Dewisari Rayakan Kemerdekaan dengan Lomba Panjat Pinang

Lebih lanjut, Acep mengungkapkan bahwa naskah proklamasi dirancang di Rengasdengklok, dan sebagian warga setempat sudah mengetahui bahwa Indonesia akan merdeka pada tanggal 17 Agustus. “Saat Bung Karno dan Hatta kembali ke Jakarta, warga Rengasdengklok kemudian menaikkan bendera merah putih,” ungkapnya.

“Kegiatan Napak Tilas Pengibaran Bendera Merah Putih 16 Agustus ini menjadi sejarah bagi warga Rengasdengklok Karawang. Oleh karena itu, warga Karawang hari ini berkumpul di Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok untuk mengenang peristiwa sejarah di Karawang,” tandasnya.

Acep menutup dengan pesan penting bahwa generasi muda dan masyarakat Karawang harus selalu mengingat sejarah ini sebagai bagian penting dari kemerdekaan Indonesia. “Kami hanya ingin pemuda dan masyarakat Karawang selalu mengingat sejarah ini, dan ini jelas jadi bagian dalam sejarah penting di kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya. (D’Kasur)

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 02:51

Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja

Berita Terbaru