Kekacauan di Management KONI Karawang, MR KIM CENTER NUSANTARA Angkat Bicara

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 07:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Management KONI Karawang tengah menjadi sorotan setelah munculnya isu terkait ketidakmampuan mereka mengelola anggaran dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. MR KIM CENTER NUSANTARA menyinggung kekacauan dan kesemrawutan yang terjadi di tubuh KONI yang dianggap sudah tidak bisa terkendalikan.

Menurut informasi yang beredar, anggaran hibah yang diberikan Pemkab Karawang untuk pengelolaan prestasi atlet melalui CABOR sangat besar. Namun, beberapa hari yang lalu, tersebar isu bahwa listrik penerangan gedung KONI tidak terbayarkan hingga akhirnya diputus oleh PLN. “Sungguh sangat terlalu,” ujar seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kepengurusan KONI, menurut MR KIM CENTER NUSANTARA, sebaiknya dipegang oleh orang-orang yang berkompeten, mengerti organisasi pemerintahan, memiliki jaringan luas, dan memahami dunia olahraga. Selain itu, setiap kegiatan CABOR harus dilaporkan dengan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang jelas dan tidak fiktif atas anggaran yang digunakan. “Tanggung resiko jika bermain dengan amanah negara,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga masyarakat peduli olahraga Karawang, yang merasa prihatin dengan kondisi ini, mendesak para pengurus KONI untuk mundur dari jabatannya. Mereka berpendapat bahwa para pengurus saat ini sudah tidak mampu bekerja sesuai dengan amanah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

MR KIM CENTER NUSANTARA juga memohon kepada Bupati Karawang, Haji Aep Syaepuloh S.E., untuk lebih selektif dalam memilih para pengurus KONI di masa mendatang. “Jangan sembarangan atau hanya karena sebuah kepentingan golongan,” tegas mereka. Dunia olahraga dan para atlet berprestasi Karawang, menurut mereka, tidak boleh menjadi korban dari manajemen yang tidak profesional.

Baca Juga:  PBVSI Karawang Gelar Seleksi Atlet Bola Voli Indoor Jelang BK Porprov XV Jabar 2025

Kritik ini muncul setelah serangkaian masalah yang terjadi di tubuh KONI, yang dinilai tidak mampu mengelola anggaran dengan baik, hingga mengorbankan fasilitas dasar seperti listrik. Kondisi ini menambah daftar panjang permasalahan yang ada di organisasi tersebut.

Warga berharap, dengan adanya perubahan dalam kepengurusan KONI, prestasi atlet Karawang bisa lebih diperhatikan dan dikelola dengan lebih baik. “Kami ingin olahraga di Karawang maju dan para atlet bisa berprestasi tanpa terbebani masalah internal seperti ini,” ujar seorang warga yang peduli dengan dunia olahraga.

Masyarakat Karawang terus memantau perkembangan ini dengan harapan ada perubahan signifikan dalam tubuh KONI. Desakan agar pengurus KONI yang tidak kompeten untuk mundur menjadi harapan bersama demi kemajuan olahraga di Karawang.

MR KIM CENTER NUSANTARA dan warga Karawang berharap, dengan perhatian dan tindakan tegas dari Bupati, masalah ini dapat segera diselesaikan dan KONI Karawang bisa kembali fokus pada tugas utamanya, yaitu mendukung prestasi para atlet Karawang.

(Ddg)

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 1 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru