Aksi Sweeping Warga Batak Di Kabupaten Pandeglang oleh Ormas BPPKB Banten dan PPBNI Satria Banten

- Penulis

Rabu, 3 April 2024 - 03:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pandeglang, Lintaskarawang.com – Pada hari Selasa tanggal 2 April 2024, antara pukul 16.30 hingga 19.00 WIB, terjadi aksi sweeping yang dilakukan oleh kelompok Ormas BPPKB Banten dan PPBNI Satria Banten terhadap warga/masyarakat Batak yang berdomisili di Kabupaten Pandeglang. Aksi ini dipimpin oleh Abah Oyim, Ketua Ormas PPBNI Satria Banten, dengan melibatkan sekitar 100 orang massa.

Kronologis kejadian dimulai dari tindak pemukulan dan penganiayaan terhadap seorang Ustadz bernama Ustad Muhyi di halaman pusat belanja Alfamidi Baros, Kecamatan Baros, pada malam Senin sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman di jalan raya, di mana Ustadz Muhyi yang berada dalam kendaraan menolak memberikan jalan kepada sekelompok orang Batak yang mengemudi. Akibatnya, terjadi pemukulan yang diduga dipengaruhi oleh konsumsi alkohol oleh kelompok orang Batak tersebut.

Video insiden tersebut beredar di beberapa grup WhatsApp, memicu kemarahan dan ketidakpuasan dari beberapa Ormas dan warga pribumi. Sebagai respons, dilakukan aksi sweeping di pemukiman warga Batak, tambal ban, dan tempat tongkrongan mereka. Tiga orang diamankan dan dibawa ke Polsek Baros. Selain itu, massa sweeping juga melakukan pemukulan terhadap warga suku Batak sebelum menyerahkan mereka ke pihak berwajib, serta merusak beberapa kendaraan motor.

Kegiatan sweeping ini dipicu oleh tindak pemukulan terhadap seorang Ustadz, dan massa menyatakan bahwa aksi ini akan terus dilakukan hingga pelaku ditangkap. Saat ini, baru satu pelaku penganiayaan yang berhasil ditangkap, ditambah dengan empat warga Batak yang diamankan. Kegiatan sweeping masih berlangsung. (Dg)

Berita Terkait

Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Berita ini 14 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:50

Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:30

Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:01

Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total

Senin, 8 Juni 2026 - 09:24

Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:34

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:52

Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:38

Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:12

Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

Berita Terbaru