Dosa Besar Bagi Wanita Muslim Mengumbar Aurat Dan Kemaluannya Kepada Yang Bukan Muhrim

- Penulis

Senin, 18 Maret 2024 - 12:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com – Islam mengajarkan para perempuan Muslim untuk menutup aurat dan menjaga kemaluan mereka. Aurat menurut istilah hukum Islam artinya batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah SWT.

Perintah ini bahkan telah termaktub di beberapa ayat dalam Alquran, salah satunya pada surat Al Ahzab ayat 59. Allah SWT berfirman, yang artinya:

“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sarjuni dalam buku Mengenal Allah Melalui Ibadah Shalat, Allah SWT memerintahkan para perempuan muslim untuk menutup aurat mereka karena itu termasuk bagian dari aib.

Oleh sebab itu, jika seseorang mengumbar aurat mereka, dosa akan mengalirinya. Lalu, seperti apakah dosa tidak menutup aurat bagi perempuan Muslim?

Dosa Tidak Menutup Aurat

Wanita Berhijab.

Seperti yang sudah disebutkan, bagi perempuan muslim yang tidak menutup aurat, akan mendapatkan dosa. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

“Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya itu: (1) Kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam);

(2) Perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencenderungkan orang lain kepada perbuatan maksiat, rambutnya sebesar punuk unta. Mereka ini tidak akan boleh masuk surga, serta tidak dapat akan mencium bau surga, padahal bau surga itu tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian.” (HR. Muslim).

Baca Juga:  Umat Vihara Buddha Guna Laksanakan Fangsen di Sasak Misran Klari

Mengutip buku Kau Akhi Aku Ukhti oleh Aprilia Kartika, ada beberapa dosa tidak menutup aurat lainnya yang juga disabdakan oleh Rasulullah SAW, yaitu:

Apabila seorang perempuan yang sudah baligh tidak menutup auratnya, dosa tidak hanya menjadi miliknya tetapi juga mengalir pada orang tuanya.

Jika perempuan tersebut sudah menikah, dosanya juga akan mengalir kepada suaminya.

Balasan bagi perempuan yang membuka rambut kepalanya di hadapan orang selain suaminya di akhirat, yaitu akan digantung dengan rambutnya di atas api neraka hingga menggelegak otaknya. Wanita itu akan terus digantung selama ia tidak menutupnya.

Bagi wanita yang dengan sengaja membuka dadanya supaya kelihatan seksi, ia akan digantung di atas pusat api neraka dengan buah dada yang terikat oleh rantai neraka sebagai penggantungnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat dosa). Di antara orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian di waktu pagi ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Di era tekhnologi seperti sekarang ini banyak Media Sosial (Medsos) yang begitu vulgar memperlihatkan aurat mereka, sungguh miris dengan kondisi wanita sekarang. Mereka dengan bangganya memposting sebagian tubuhnya yang sangat sensitif sehingga mereka mengatakan tidak usah repot ngurusi kehidupan orang lain, ketika di peringatkan oleh salah satu netizen.

Semoga saja kita semua di hindarkan dari jebakan syetan yang terkutuk dan diampuni segala kekhilafan kita semua, aamiin.(Abie FU)

Berita Terkait

Buka Dulu Hati Sebelum Buka Al-Qur’an”, Pesan KH Nana Gerhana di Maulid Nabi Karyasari
Pengajian Rutin Desa Karyasari Digelar di Aula Desa, Jadi Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Kader
Ratusan Umat Buddha Ikuti Ritual Ulambana dan Cioko di Vihara Buddha Loka Karawang, Disertai Bakti Sosial
Ratusan Umat Ikuti Ritual Persembahyangan Sejit Y.M. Kongco Cai Shen Ye di Cetya Johar Karawang
Maulid Nabi di Kediaman Bos Alvin Satukan Warga Karyasari, Tokoh Agama hingga Pemuda Hadiri Pengajian
Majelis Wibawa Nusantara Jadi Ruang Menyatukan Hati,Pikiran,Dan Langkah Membangun Kekuatan Umat.
Pengurus DMI Kecamatan Kedungwaringin Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ibadah dan Pemberdayaan Umat
Bhikkhu dan Puluhan Samanera Gelar Pindapata di Vihara Buddha Loka Karawang, Pererat Kebersamaan Umat
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:21

Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:34

Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:57

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru