Asep Agustian Penuhi Panggilan Polres Karawang

- Penulis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ketua Umum Cabang Olahraga Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Karawang, Asep Agustian, dengan gentle memenuhi panggilan Polres Karawang untuk dimintai keterangan perihal dugaan penyalahgunaan anggaran KONI Karawang.

Datang sekitar pukul 8.30 WIB di ruang Tipidkor, pria berkacamata yang akrab disapa Asep Kuncir (Askun) ini diterima penyidik dengan ramah dan ia mampu menjawab dengan lancar 31 pertanyaan seputar penggunaan anggaran yang digunakan ISSI Karawang yang diajukan penyidik kepada dirinya.

“Saya diterima dengan baik dan profesional serta proporsional, betul-betul tidak keberpihakan kemanapun. Saya meminta kepada 57 ketua cabor kooperatif datang ke Polres Karawang,” kata Askun usai diperiksa dan memenuhi wawancara sejumlah awak media di ruang kerjanya di kawasan Galuhmas, Rabu (18/10/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pertanyakan pula kepada para penyidik, apakah 57 ketua cabor yang akan dipanggil bisa digantikan dengan yang lain? Mereka jawab ‘tidak, harus ketua’, jadi terbukti yang bukan ketua untuk keluar, itulah profesional dan proporsional,” sambungnya yang juga Ketua DPC Peradi Karawang ini.

Sepengetahuan dirinya, anggaran yang diterima KONI Karawang pada tahun 2018 sebesar Rp9,2 miliar di APBD murni dan Rp3,5 miliar di APBD perubahan. Kemudian tahun 2019 Rp13,5 miliar, lalu di tahun 2020 awalnya Rp10 miliar, tetapi ada refocusing anggaran dipangkas jadi Rp2,5 miliar.

“Pada tahun 2022 ada Rp7,5 miliar di APBD murni dan APBD perubahan Rp10 miliar, sehingga totalnya jadi Rp17,5 miliar. Tahun 2023 KONI dapat anggaran sebesar Rp12,5 miliar. Itu anggaran yang saya ketahui, kemudian anggaran itu dipakai apa saja ya saya enggak tahu,” ungkapnya.

Menurutnya, anggaran sebesar itu dilihatnya tidak untuk kesejahteraan pengurus cabor dan atletnya dan tidak mampu mendongkrak prestasi olahraga keseluruhan.

Baca Juga:  Kejujuran dan Komitmen H. Aep Syaepuloh dalam Memimpin Karawang

“Tapi khusus ISSI Karawang, saya jadi ketum pada 2021 dan 2023 saya jadi wakil ketua IX ISSI Jabar. Pada Porprov ISSI Karawang dapat tiga medali emas yang sebelumnya tidak pernah dapat medali emas,” ungkapnya.

Ia pun meminta kepada pengurus KONI Karawang agar bisa memberikan laporan secara transparan penggunaan anggaran sejak tahun 2018 hingga tahun 2023 agar tidak terulang lagi kejadian mosi tidak percaya oleh para cabor.

“Sekali lagi dengan tegas, saya meminta kepada para ketua cabor agar hadir penuhi panggilan Polres Karawang, buktikan kalau memang mereka tidak merasa bersalah, kenapa harus takut dan jangan pernah memandang seolah-olah kita punya jabatan mentereng di pemerintahan, baik itu bupati, wabup, sekda, pejabat DPRD dan lainnya,” ujarnya.

Ia pun turut menyoroti adanya pejabat ASN yang merangkap jabatan dua cabor sekaligus pengurus boks KONI Karawang.

“Bagaimana cabornya mau maju karena pimpinannya tidak akan fokus bekerja. Saya sependapat dengan Alek Safri bahwa pejabat janganlah merangkap, itu benar,” tuturnya.

Askun berharap dalam kasus pemeriksaan KONI saat ini harus sampai ke tingkat pengadilan. Tetapi jika ia melihat masih ada tebang pilih dalam kasus ini, ia akan mengadu kepada Ketum Pusat ISSI yang notabenenya Kapolri untuk memerintahkan kepada jajarannya agar KONI se-Indonesia supaya diperiksa.

“Agar terang benderang penggunaan dana hibah KONI yang menyerempet cabornya (ISSI). Kalau saya tidak benar dalam berikan keterangan, maka ketum saya akan lebih malu. Kepada Pak Kapolri, khusus di Karawang ini agar jangan main-main dengan urusan KONI. Jangan ada tebang pilih, periksa semua ketua cabor,” pungkasnya. (Suci)

Berita Terkait

Rumah Warga Ambruk di Karawang Timur, Warga Berharap Bantuan
Diduga Ada Pungli Bantuan Marbot, Nama Kades Mulyajaya dan Kasi Kesos Kutawaluya Mencuat
Sekda Karawang Tekankan ASN Berintegritas Saat Jadi Penguji Seleksi JPT di Bekasi
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
SMK Bina Karya 1 Klarifikasi Isu Larangan Ujian Sekolah karena Tunggakan Rp1 Juta
BPC GAPENSI Karawang Gelar Buka Bersama dan Pembubaran Panitia Muscab
Musyawarah Luar Biasa, KORPRI Karawang Targetkan Pencairan Uang Kadeudeuh Mulai 9 Maret 2026
Roti Diduga Tanpa Tanggal Kedaluwarsa Beredar di SPPG Sindangmulya, Pengawasan Diminta Diperketat
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:10

Pengawasan Anggaran 2026, Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Kecamatan Cilebar

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:14

H. Endang Sodikin Hadiri Program “Ramadhan Bersyukur”, Tegaskan CSR Harus Berdampak Nyata

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:48

Bupati Karawang Tarawih Keliling di Masjid Jami Al Huda, Salurkan Insentif Guru Ngaji

Senin, 2 Maret 2026 - 09:30

Bazar Sembako Murah di Tunggakjati Disambut Antusias, 350 Paket Disalurkan untuk Warga

Senin, 2 Maret 2026 - 06:50

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Desa Sampalan dalam Reses II DPRD Jabar

Senin, 23 Februari 2026 - 10:18

Reses II DPRD Jabar di Lemahabang, Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Kedawung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:17

Bazar Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Pemkab Karawang Dorong UMKM Dongkrak Ekonomi Daerah

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:07

Bupati Karawang dan Forkopimda Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan

Berita Terbaru