Kematian Tragis Kintan Juniasari Jaker Tekan Dinas Kesehatan Lakukan Investigasi

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Aliansi Jaringan Kesehatan (JAKER) menggelar audiensi di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang pada Selasa 7/5/2025. Audiensi ini dipicu oleh kematian tragis Kintan Juniasari, yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar terkait penyebab dan penanganan medis yang diterimanya.

Audiensi yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Joko Arisyanto, S.H., dan diikuti oleh sejumlah organisasi masyarakat sipil, termasuk perwakilan dari LBH Cakra. Mereka menuntut pembentukan Tim Pencari Fakta untuk mengungkap secara terang misteri kematian Kintan, sekaligus mendorong reformasi pelayanan kesehatan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Dasar hukum dari audiensi ini mengacu pada sejumlah regulasi penting, di antaranya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. UUD 1945 Pasal 28 dan 28E tentang kebebasan berpendapat dan berekspresi;

2. UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia;

3. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;

4. UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;

5. Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis;

6. Rekomendasi Rapat Dengar Pendapat DPRD Karawang pada 2 Mei 2025, yang mendorong investigasi mendalam atas kasus ini.

Baca Juga:  Jebolnya Pintu Asin di Sungai Buntu Sebabkan Kerugian Besar bagi Petani

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan menyatakan bahwa informasi yang sebelumnya disampaikan kepada publik berasal dari pihak rumah sakit dan belum diverifikasi secara menyeluruh. Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Endang Suryadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkonsultasi dengan Komite Kesehatan Indonesia (KKI) untuk melakukan audit medis atas kasus ini.

“Langkah kami selanjutnya adalah tetap mengawal kasus ini agar keadilan benar-benar ditegakkan. Kami telah mengumpulkan sejumlah bukti dan sedang mempertimbangkan menempuh jalur hukum, baik secara perdata maupun pidana,” ujar perwakilan LBH Cakra kepada media usai audiensi.

Pihak keluarga korban, yang hadir dalam audiensi sebelumnya, mengaku masih belum menerima penjelasan yang memadai mengenai penyebab pasti kematian Kintan. Mereka menduga adanya unsur kelalaian dalam penanganan medis yang menyebabkan wafatnya almarhumah.

Para peserta aksi berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di Karawang secara menyeluruh. Mereka menekankan pentingnya kejelasan, keadilan, serta pelayanan yang manusiawi bagi masyarakat saat berhadapan dengan institusi kesehatan. (Ripai)

Berita Terkait

“Ayo Bayar PBB Tepat Waktu” Bapenda Karawang Gencarkan Sosialisasi Lewat Spanduk di Titik Strategis
REHABILITASI HABITAT OWA JAWA DI SANGGABUANA, AOP DAN SCF BANGUN RUMAH BIBIT
Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejari Karawang, Diduga Intervensi Pengelolaan Limbah dan Ajukan Sewa Jalan Rp200 Juta
Diduga Komersialisasi Jalan Umum, Kades Sumurkondang Ajukan Sewa Rp200 Juta per Tahun
Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:54

Dibantu Pemda, Rumah Warga Karawang yang Ambruk Kini Berdiri Kembali

Rabu, 29 April 2026 - 12:25

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern

Rabu, 29 April 2026 - 12:05

Christo Pamit, Program Integritas dan Pembenahan SOP Jadi Warisan di Lapas Karawang

Selasa, 28 April 2026 - 15:31

Kartini Turun Gunung di Cikampek Timur, Karina Widya Siap Guncang Pilkades 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:14

Pemkab Karawang Gaspol Tekan Stunting, Fokus 1.000 HPK dan Intervensi 3B

Selasa, 28 April 2026 - 08:35

Jalan Ambles di Pedes Karawang Diduga Akibat Terowongan Ilegal, Camat Minta Penanganan Cepat

Senin, 27 April 2026 - 13:49

Prabowo-Gibran Lantik Sejumlah Pejabat Negara, Perkuat Formasi Kabinet hingga Badan Strategis

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru