Pemasangan Baliho dan Spanduk Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2024-2029 Meningkat

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 15 Juni 2024. Pemasangan baliho dan spanduk calon bupati dan wakil bupati Karawang untuk periode 2024-2029 semakin marak terlihat di berbagai sudut kota dan pelosok desa. Fenomena ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung bakal calon yang akan bertarung pada Pilkada mendatang. Salah satu lokasi yang menjadi titik pemasangan baliho adalah pertigaan Bakan Ama Perbatasan Desa Sampalan – Desa Sindang Mulya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.

Pemasangan baliho dan spanduk ini bukan hanya sekadar bentuk dukungan terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati, tetapi juga merupakan strategi kampanye yang efektif. Baliho dan spanduk mampu menarik perhatian masyarakat luas dan menyampaikan pesan-pesan kampanye secara langsung. Alhasil, banyak bakal calon yang memanfaatkan media ini untuk memperkenalkan diri dan program-program mereka kepada masyarakat Karawang.

Salah satu bakal calon yang baliho dan spanduknya banyak terpampang adalah petahana Aep Saepuloh. Aep Saepuloh yang saat ini menjabat sebagai bupati Karawang, kembali mencalonkan diri untuk periode kedua. Popularitas dan pencapaian yang telah diraih selama masa jabatannya menjadi modal penting dalam kampanye ini. Baliho dan spanduk yang menampilkan wajahnya mudah ditemui di berbagai tempat strategis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi pemasangan baliho dan spanduk ini tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pelosok. Di Desa Sampalan, misalnya, baliho Aep Saepuloh terlihat berdiri kokoh di berbagai sudut desa, mulai dari pertigaan hingga jalan-jalan utama. Hal ini menunjukkan bahwa calon petahana tidak ingin kehilangan dukungan dari masyarakat pedesaan yang jumlah pemilihnya signifikan.

Baca Juga:  High Level Meeting Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Se-Jawa Barat Digelar di Karawang

Selain Aep Saepuloh, beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati lainnya juga memanfaatkan strategi pemasangan baliho dan spanduk. Meskipun tidak disebutkan secara rinci dalam laporan ini, persaingan antar calon diprediksi akan semakin ketat seiring dengan mendekatnya hari pemungutan suara. Berbagai program dan janji kampanye diusung untuk menarik simpati masyarakat.

Pengamat politik lokal, Abdul Muid menyatakan bahwa penggunaan baliho dan spanduk sebagai media kampanye memiliki efek signifikan dalam mempengaruhi pilihan pemilih. “Visualisasi yang terus-menerus dan pesan yang disampaikan secara berulang dapat membangun ingatan kolektif masyarakat terhadap seorang calon,” ujar Muid. Ia menambahkan bahwa keberadaan baliho dan spanduk di tempat-tempat strategis juga menunjukkan kekuatan finansial dan jaringan relawan yang dimiliki oleh calon tersebut.

Dengan semakin dekatnya pemilihan, intensitas kampanye bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang diperkirakan akan terus meningkat. Masyarakat diharapkan tetap kritis dan bijak dalam menerima informasi yang disampaikan melalui berbagai media kampanye, termasuk baliho dan spanduk.

Antusiasme dan partisipasi masyarakat Karawang dalam Pilkada 2024 diharapkan akan mencerminkan demokrasi yang sehat dan matang. Pilkada bukan hanya sekadar pemilihan pemimpin daerah, tetapi juga momentum penting untuk menentukan arah pembangunan Karawang ke depan. (Ddg)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 25 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru