Gladi Tes CAT PAW Kades Gempolsari di UNSUB, Tujuh Peserta Sambut Antusias Pesta Demokrasi Desa

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto momen gladi tes yang dilaksanakan di Universitas Subang (UNSUB).

Fhoto momen gladi tes yang dilaksanakan di Universitas Subang (UNSUB).

Subang | Lintaskarawang.com – Suasana antusias menyambut pesta demokrasi Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Gempolsari, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang. Hal tersebut terlihat dalam momen gladi pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di Universitas Subang (UNSUB).

Gladi tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan tes CAT yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 21 September 2026. Sebanyak tujuh peserta bakal calon PAW Kepala Desa Gempolsari akan mengikuti tahapan seleksi tersebut.

Para peserta menyambut positif tahapan seleksi dan berharap pelaksanaan tes dapat berjalan tertib, transparan serta memberikan ruang yang sama bagi seluruh peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan peserta, Asep, menyampaikan pesan kepada panitia dan pendamping agar pelaksanaan tes dapat berlangsung dengan suasana yang kondusif dan tetap menjaga independensi proses seleksi.

“Kami peserta dari tujuh bakal calon menyambut gembira pesta demokrasi PAW Kepala Desa Gempolsari. Kami sedikit berpesan kepada unsur terkait, diharapkan saat tes dilaksanakan pada Senin besok, pendamping dan panitia tidak ikut masuk ke dalam ruangan. Cukup memonitor dari luar atau melalui jendela ruang kelas,” ujar Asep.

Menurutnya, peserta membutuhkan suasana yang tenang agar dapat berkonsentrasi mengerjakan tugas dan menjawab pertanyaan yang telah disiapkan oleh tim penguji dari UNSUB.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Agam Rinjani, Dari Porter Kaya Kembali ke Realita

“Agar pelaksanaan tes bisa berjalan dengan khidmat, para peserta dapat fokus terhadap tugas dan pertanyaan yang sudah disiapkan UNSUB. Hal ini juga untuk menghindari munculnya praduga yang tidak baik apabila pendamping dan panitia berada di dalam ruangan pelaksanaan tes,” tambahnya.

Asep juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan seluruh peserta agar dapat mengikuti tahapan seleksi dengan baik dan lancar.

“Marilah kita doakan seluruh peserta calon PAW Kepala Desa bisa menyelesaikan tugasnya. Terlepas nanti lulus atau tidak dan siapa yang menjadi tiga besar, itu adalah bagian dari dinamika demokrasi PAW Kepala Desa Gempolsari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PAW Kepala Desa Gempolsari, Aris, berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar serta tetap menjaga suasana aman dan kondusif.

Aris juga mengajak seluruh peserta dan elemen masyarakat untuk tetap menjaga silaturahmi, menghormati proses seleksi, serta menerima apapun hasil yang nantinya ditetapkan.

“Apapun hasil seleksi nantinya, mari kita tetap menjaga silaturahmi dan kondusivitas bersama-sama demi kemajuan Desa Gempolsari,” ungkap Aris.

Dengan pelaksanaan tes CAT yang semakin dekat, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana demokrasi desa tetap aman, tertib, transparan, dan kondusif.

Berita Terkait

Dugaan keterlibatan oknum Pimred dalam proyek rehabilitasi SDN Rengasdengklok Karawang memicu sorotan. Transaksi dana proyek terindikasi tabrak kode etik.
GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS
Banyak Kepala Desa Absen di Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Tingkat Kecamatan Pedes, Hanya Empat yang Terlihat Hadir
Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393
Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,
Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393
Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.
Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru