Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com — Pekerjaan pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Jamantri RT 009/RW 003, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Pasalnya, pengerasan jalan di lokasi proyek diduga memiliki ketebalan material base course atau beskos yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan,Jum’at (14/08/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan material agregat yang digunakan untuk pengerasan jalan tampak relatif tipis. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan volume atau spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen perencanaan/RAB.

Informasi pada papan proyek menyebutkan pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek tersebut tercantum memiliki nilai kontrak sebesar Rp139.682.000, dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari kalender. Sementara pelaksana pekerjaan tercantum CV Zidan Multi Mandiri.

Dalam pelaksanaannya, ketebalan base course disebut sekitar 15 sentimeter sebagai bagian dari spesifikasi pekerjaan. Namun, berdasarkan pengamatan visual di lapangan, ketebalan material yang terhampar terlihat belum meyakinkan untuk memenuhi ukuran tersebut.

Baca Juga:  Anggota DPRD Karawang H. Karsim Bangun Kanopi Musholah Nurulsalam dengan Dana Pribadi

Kondisi ini tentunya perlu dipastikan melalui pengukuran secara teknis, bukan hanya berdasarkan pengamatan kasat mata. Jika hasil pengukuran nantinya menunjukkan adanya kekurangan volume atau ketebalan, hal tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan kesesuaian realisasi dengan perencanaan.

Sorotan juga mengarah pada aspek pengawasan proyek. Sebab, pengawasan memiliki peran penting untuk memastikan material, volume, ketebalan, hingga metode pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Apalagi, pekerjaan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang sehingga pelaksanaannya semestinya mengedepankan prinsip kualitas, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Masyarakat pun berharap pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang serta pengawas pekerjaan, dapat melakukan pemeriksaan dan pengukuran langsung terhadap ketebalan base course di lokasi.

Penulis : Apih Kasur

Penyunting : Wahid

Berita Terkait

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru