Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Kegagalan panen yang terus berulang di kalangan petani menjadi sorotan serius. Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Karsim, menilai persoalan pertanian harus ditangani secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga pola tanam.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti kegiatan pengendalian hama penggerek batang padi di Kecamatan Rawamerta, Selasa (21/04/26).

“Pertanian tidak cukup dibahas secara normatif, harus dibereskan dari berbagai aspek, mulai dari pengairan, infrastruktur, hingga kebersamaan petani,” ujar Karsim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah petani di wilayah sentra pertanian Karawang, khususnya Rawamerta dan sekitarnya, mengeluhkan hasil panen yang terus menurun, kondisi tersebut dipicu serangan hama serta berbagai kendala teknis di lapangan yang terjadi dalam beberapa musim tanam terakhir.

Dalam dialog bersama petani, terungkap sejumlah persoalan utama, di antaranya infrastruktur pengairan yang belum optimal, distribusi pupuk yang kerap terlambat, hingga pola tanam yang tidak serempak sehingga memicu siklus hama.

Selain itu, Karsim juga menyoroti mulai menurunnya budaya gotong royong di kalangan petani, yang dinilai turut memengaruhi efektivitas pengelolaan lahan pertanian.

Baca Juga:  Permasalahan Saluran Irigasi Jadi Bahan Evaluasi, Petani Harap Pemerintah Hadir dengan Solusi Nyata

Ia menyebut, tidak sedikit petani yang telah mengorbankan lahan untuk pembangunan, namun hasil pembangunan tersebut justru belum sepenuhnya mendukung sektor pertanian.

Untuk itu, Karsim mendorong langkah konkret dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, antara lain perbaikan kualitas infrastruktur pertanian khususnya saluran irigasi, penyaluran pupuk tepat waktu, serta penguatan kembali peran ulu-ulu dalam pengelolaan air.

Selain itu, ia juga mengajak petani untuk kembali menerapkan pola tanam serempak melalui musyawarah serta menghidupkan budaya gotong royong.

“Karawang ini lumbung padi, tidak pantas kalau sampai bergantung pada daerah lain. Kalau pemerintah dan petani bisa kompak, saya yakin produksi bisa meningkat,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dapat diperkuat agar Karawang tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai lumbung padi, tetapi juga mampu menopang ketahanan pangan nasional.

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi
Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!
Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi
Ormas Islam Serbu DPRD Karawang, Soroti Dugaan Penyimpangan Izin Usaha
Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase
Kesbangpol Karawang Gelar Seleksi Berjenjang Paskibraka 2026, 507 Peserta Tersaring Ketat
Halal Bihalal Karang Taruna kelurahan Nagasari Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Evaluasi Organisasi
Bupati Aep Syaepuloh Hadiri Evaluasi BGN, Tekankan Peran Mitra dan Yayasan di Mercure Karawang
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:40

Sudah Jalan Seminggu, Proyek Irigasi di Pedes Tiba-Tiba Terhambat, Ada Apa?

Rabu, 22 April 2026 - 04:50

Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir

Selasa, 21 April 2026 - 14:18

Sosialisasi Biosaka Berlanjut di Hari Kedua, Pemanfaatan Diperluas di Tiga Wilayah Karawang

Selasa, 21 April 2026 - 07:55

PAUD Nurul Hidayah Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Kades Karang Sambung: Kebanggaan Menuju Nasional

Senin, 20 April 2026 - 15:14

FAOIKB Apresiasi PHRI, Dorong Penertiban THM Tak Berizin di Karawang

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Jumat, 17 April 2026 - 10:29

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru