Karawang | Lintaskarawang.com — Memasuki hari keempat pelaksanaan Posko Mudik Terpadu di jalur lintas Karawang, tepatnya di depan Indogrosir, sejumlah kendala mulai dikeluhkan oleh para petugas. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah minimnya fasilitas kasur lipat (veltbed) di ruang istirahat bagi para pemudik.
Koordinator posko gabungan mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pemudik yang singgah untuk beristirahat terus meningkat, sementara fasilitas yang tersedia belum memadai. Banyak pemudik yang kelelahan setelah perjalanan jauh membutuhkan tempat istirahat yang layak.
“Kami memohon kepada Dinas Sosial untuk dapat membantu menyediakan kasur lipat atau veltbed bagi posko penampungan ini. Saat ini jumlahnya masih sangat terbatas, sementara pemudik yang datang terus bertambah,” ujar salah satu koordinator posko.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, pihak posko telah mengajukan permintaan kepada BPBD untuk penyediaan kasur lipat. Namun, jumlah yang tersedia dinilai masih belum mencukupi kebutuhan di lapangan. Oleh karena itu, pihak posko kembali berharap adanya bantuan tambahan dari Dinas Sosial.
Selain menyediakan tempat istirahat, posko gabungan juga menghadirkan layanan bengkel motor gratis bagi para pemudik. Fasilitas ini disediakan oleh BLK atas arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, guna membantu pemudik yang mengalami kendala teknis pada kendaraannya.
Arus mudik yang melintasi jalur dari arah Jakarta menuju Pantura Jawa hingga saat ini didominasi oleh kendaraan roda dua, disusul kendaraan roda empat. Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan, pengaturan lalu lintas di sekitar posko dilakukan secara ketat oleh petugas.
Dengan tingginya volume pemudik yang datang, Posko Mudik Terpadu di depan Indogrosir Karawang kini menjadi salah satu titik istirahat yang cukup padat. Diharapkan, penambahan fasilitas dapat segera dilakukan agar kenyamanan dan keselamatan pemudik tetap terjaga.
Reporter: Dadan












