MBG Hari Pertama Sekolah di Bulan Puasa Disorot, Porsi dan Kualitas Dinilai Tak Sesuai

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 04:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah di bulan suci Ramadan menuai kritik tajam. Sejumlah orang tua murid mengeluhkan kondisi makanan yang diterima siswa di beberapa sekolah, di antaranya SDN Sampalan 1 dan SDN Sindangmulya 1, pada Senin (23/2/2026).

Program yang seharusnya menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak sekolah justru dinilai jauh dari harapan. Di tengah kewajiban berpuasa, para siswa sekolah dasar disebut hanya menerima paket MBG dengan isi yang sangat minim dan tidak mencerminkan standar kelayakan konsumsi anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu paket MBG dari dapur MBG Sindangmulya hanya berisi susu kemasan kecil, satu buah pisang, dan sepotong roti. Estimasi nilai per item pun dipertanyakan, yakni susu sekitar Rp2.000, pisang sekitar Rp1.000, dan roti sekitar Rp1.500. Totalnya dinilai tidak sebanding dengan anggaran program yang digelontorkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih di-steples acan dibuka, cuma sakitu budak SD. Ampun,” keluh salah satu orang tua siswa dengan nada kecewa. Ia menilai kemasan dan isi paket tersebut terkesan asal jadi dan tidak mempertimbangkan kebutuhan gizi anak, terlebih di bulan puasa.

Baca Juga:  Berbagi Takjil Bersama Pemimpin Karawang di Bulan Suci Ramadan

Sorotan tidak hanya pada jumlah, tetapi juga pada aspek kelayakan dan kepantasan. Banyak pihak mempertanyakan apakah menu tersebut telah melalui perhitungan ahli gizi dan apakah benar-benar memenuhi standar gizi harian anak usia sekolah dasar, meski dalam kondisi berpuasa.

Program MBG yang seharusnya menjadi solusi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak, kini justru dikhawatirkan menjadi formalitas belaka. Transparansi penggunaan anggaran serta pengawasan distribusi dinilai menjadi hal mendesak agar tidak terjadi dugaan penyimpangan di lapangan.

Aktivis pendidikan di Karawang menyebut, momentum Ramadan seharusnya menjadi refleksi moral bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program ini. “Jangan sampai program yang mengatasnamakan kepentingan anak-anak justru melukai rasa keadilan dan kepatutan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG Sindangmulya maupun dinas terkait mengenai standar menu dan besaran anggaran per paket yang didistribusikan ke SDN Sampalan 1 dan SDN Sindangmulya 1.

Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG, khususnya di bulan Ramadan, agar tujuan mulia program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa, bukan sekadar menjadi laporan administratif semata. (LK)

Berita Terkait

Diduga Siswa SMPN 2 Kutawaluya Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru, Orang Tua Minta Disdik Turun Tangan
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK
Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:07

Bhikkhu dan Puluhan Samanera Gelar Pindapata di Vihara Buddha Loka Karawang, Pererat Kebersamaan Umat

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:26

Cetya Hian Thian Kiong Karawang Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33

Iduladha 1447 H, Masjid Al-Ikhlas Grand Kedung Waringin Bagikan Daging Kurban dari 2 Sapi dan 5 Domba kepada Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:28

Umat Buddha di Karawang Gelar Fang Shen dan Aksi Ekoteologi di Sungai Leuweung Sereuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:17

Ratusan Umat Buddha dari Tangerang Kunjungi Karawang, Vihara Buddha Loka Jadi Pusat Kegiatan Spiritual

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:25

Wabup Karawang Terima Kunjungan Waketum Partai NasDem, Resmikan Ruang Belajar Baru di Ponpes Annihayah

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:38

Pengajian Akbar Isra Mi’raj Digelar di GOR Disdikbud Karawang, Perkuat Iman dan ASN Berakhlak

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:51

Warga Plawad Arevo Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Dorong Muhasabah dan Penguatan Iman

Berita Terbaru