Polres Karawang Selidiki Dugaan Perburuan Ilegal Macan Tutul di Kawasan Hutan Purwakarta

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com   – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menindaklanjuti peristiwa yang viral di media sosial terkait dugaan perburuan ilegal di kawasan hutan. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian tersebut terjadi pada 23 Januari 2026.
‎
Kasat Reskrim Polres Karawang menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan identifikasi awal terhadap lima orang terduga, masing-masing berinisial J, AM, M, A, dan UM. Identifikasi tersebut didasarkan pada laporan dari Bernar Wahyu, selaku perwakilan STF/SCF.
‎
‎Berdasarkan video yang beredar, tempat kejadian perkara (TKP) berada di Pasir Kole, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. Dari hasil pendalaman, pada pukul 15.00 WIB, penyidik memperoleh informasi adanya dugaan tindak pidana berupa masuk ke kawasan hutan dan melakukan aktivitas perburuan tanpa izin dari pejabat yang berwenang.
‎
‎Dalam pengawasannya, pihak SCF menggunakan 40 kamera trap yang tersebar di 20 titik. Koordinator lapangan SCF, Jodi, memaparkan secara rinci hasil rekaman kamera sebagai berikut:
‎
‎SCF002-CT1
‎
‎ 01 November 2025, pukul 11.30 WIB: Macan tutul terpantau dalam kondisi sehat.
05 Oktober 2025, pukul 10.11 WIB: Terlihat terduga pemburu memasuki lokasi di wilayah Desa Sukamanah, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.
‎
SCF004-CT2
‎
23 Agustus 2025: Macan tutul terpantau sehat.
‎ 28 Agustus 2025: Terlihat aktivitas terduga pemburu.
01 September 2026: Macan tutul kembali terpantau dalam kondisi sehat.
‎ 16 September 2026, pukul 11.32 WIB: Terduga pemburu terlihat mencoba mengambil kamera trap.
‎
SCF014-CT7 (Tegalwaru, Karawang)
‎‎26 Oktober 2025, pukul 11.00 WIB: Macan tutul terlihat sehat.
27 Oktober 2025: Macan tutul masih terpantau sehat.
‎19 November 2025, pukul 22.11 WIB: Teridentifikasi kelompok terduga pemburu.
‎
SCF016
‎
‎28 September 2025: Terlihat kembali kelompok terduga pemburu.
‎
‎SCF007-CT04 (Tegalwaru, Karawang)
‎
‎23 September 2025: Macan tutul terpantau.
05 Oktober 2025: Terlihat seekor macan tutul dengan kondisi kaki diduga mengalami gangguan berjalan.
‎10 November 2025: Kembali teridentifikasi kelompok pemburu.
18 November 2025: Macan tutul terlihat kembali dalam kondisi sehat.
‎
‎Dari keseluruhan rekaman kamera SCF, tercatat 20 kali kemunculan, terdiri dari 15 penampakan macan tutul dan 5 titik aktivitas lainnya.
‎
‎Dalam penanganan perkara ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
‎
1 unit kamera trap merek Bushnell,
‎ 1 pucuk senjata api rakitan jenis doorlok,
‎ 2 ekor anjing pemburu.
‎
‎Hasil identifikasi menunjukkan para terduga pelaku berasal dari wilayah Purwakarta, dengan jalur masuk melalui Gunung Karadak, Gunung Lesang, Gunung Haur, dan berakhir di kawasan gunung lainnya. Hingga saat ini, macan tutul yang sempat teridentifikasi mengalami gangguan berjalan belum ditemukan kembali.
‎
Pihak STF/SCF menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian Republik Indonesia. Apabila macan tutul yang diduga terluka ditemukan dalam kondisi hidup, akan dilakukan rehabilitasi. Namun, jika ditemukan dalam kondisi mati, akan dilakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.
‎
<span;>‎Kelima terduga pelaku dijerat dengan ketentuan pidana terkait  masuk kawasan hutan tanpa izin dan perburuan ilegal, sebagaimana diatur dalam undang-undang kehutanan dan ketentuan pidana lainnya. Para terduga mengakui telah melakukan aktivitas berburu, namun mengklaim tidak berniat memburu satwa dilindungi dan hanya berburu babi hutan.
‎
‎Satreskrim Polres Karawang menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berlanjut guna memastikan seluruh unsur pidana terpenuhi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
‎
Editor : Ripai

Baca Juga:  Pengawasan Pemerintahan Pipik Taufik Soroti Transparansi Anggaran

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48

Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Berita Terbaru