Bupati Karawang dan Bupati Bekasi Bahas Solusi Konkret Akses Jalan PT Juishin

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Lintaskarawang.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menindaklanjuti persoalan yang dihadapi PT Juishin Indonesia dengan menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Bekasi, H. Ade Kuswara Kunang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, perwakilan perusahaan, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertemuan tersebut berlangsung di Cikarang Pusat pada Kamis (25/9/2025).

Dalam rapat itu, kedua kepala daerah sepakat untuk mencari solusi konkret yang dapat mengatasi permasalahan transportasi dan akses jalan menuju perusahaan. Salah satu langkah yang dibahas adalah kemungkinan pembebasan lahan di Bojongmangu sebagai akses alternatif, sehingga truk-truk besar milik perusahaan tidak lagi melintas di ruas jalan Badami–Loji yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Selain solusi jangka pendek tersebut, dibicarakan pula opsi jangka panjang berupa permohonan pembukaan akses pintu tol baru di GT Sukabungah, daerah Bojongmangu. Akses tol ini dinilai strategis karena dapat langsung menghubungkan jalur transportasi menuju PT Juishin Indonesia.

Bupati Karawang menegaskan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi dan PT Juishin Indonesia akan membentuk tim sinkronisasi. Tim ini bertugas memastikan seluruh problem yang selama ini muncul bisa segera teratasi, sekaligus menjamin kelancaran operasional perusahaan.

“Insya Allah dalam waktu dekat, tim sinkronisasi ini akan melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga jalan keluar yang kita rumuskan dapat secara efektif menyelesaikan permasalahan yang ada,” ujar Aep.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab tidak hanya terhadap masyarakat, tetapi juga menjaga iklim investasi agar perusahaan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat ekonomi.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kondusif itu diharapkan menjadi tonggak awal sinergi antar-daerah dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur lintas wilayah. “Bismillah, Karawang Maju,” pungkas Bupati Aep Syaepuloh. (LK)

 

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 42 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 03:06

Langkah Perdana Menuju Pilkades 2026, Are Resmi Daftar Pertama di Dukuh Karya dengan Gelombang Dukungan

Rabu, 2 September 2026 - 04:08

LASKAR NKRI DPC Rengasdengklok Turut Serta Aksi Demonstrasi di PT Summit Adyawinsa Indonesia, DPP LASKAR NKRI Turun Langsung

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53

Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Berita Terbaru