38 Sekolah di Karawang Ikuti Cerdas Cermat Sejarah Lokal Upaya Menumbuhkan Cinta terhadap Warisan Daerah

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto istimewa LK

Poto istimewa LK

Karawang,Lintaskarawang.com– Sebanyak 38 sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Karawang ambil bagian dalam ajang Cerdas Cermat Sejarah Lokal yang diselenggarakan oleh MGMP Sejarah SMA Kabupaten Karawang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata para guru sejarah untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah lokal Karawang yang memiliki peran penting dalam sejarah nasional.

Kepala SMAN 1 Cikampek, H. Agus, menjelaskan bahwa lomba ini sudah lama direncanakan dan akhirnya dapat terealisasi berkat dukungan Bupati, Wakil Bupati, serta sejumlah pihak lainnya.

“Pesertanya luar biasa, mencapai 38 tim. Kalau tidak dibatasi, bisa lebih banyak lagi. Semuanya terlibat, baik SMA Negeri, Swasta, SMK, maupun MAN. Kegiatan ini digelar dalam rangka mencintai sejarah lokal Karawang, karena sejarah Karawang banyak berkontribusi dalam sejarah nasional,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Agus juga menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama setelah adanya kebijakan larangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat.

“Karawang ini lengkap, dari zaman prasejarah sampai kontemporer ada semua. Jadi siswa bisa memanfaatkan situs-situs sejarah di Karawang sebagai sumber belajar. Harapannya mereka lebih bangga dan mencintai sejarah Karawang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MGMP Sejarah SMA Kabupaten Karawang, Taupik, M.Pd., menegaskan bahwa tema kegiatan ini adalah “Mencintai Sejarah Karawang sebagai Bagian dari Sejarah Nasional”.

“Tujuannya agar masyarakat, khususnya pelajar, semakin mencintai sejarah lokal. Misalnya, bulan Agustus ini identik dengan euforia kemerdekaan yang tidak bisa dilepaskan dari peristiwa Rengasdengklok, sebuah sejarah lokal Karawang yang menjadi bagian penting dalam sejarah nasional,” jelasnya.

Baca Juga:  Indonesia Dan Rusia Sepakat Perluas Kerja Sama, Fokus Energi dan Industri

Taupik menambahkan, dari 38 sekolah peserta, telah dilakukan seleksi awal hingga terpilih 12 tim terbaik yang melaju ke babak cerdas cermat menggunakan sistem bel. Untuk juri, pihak panitia menghadirkan akademisi berpengalaman di bidang sejarah Indonesia maupun sejarah lokal Karawang, seperti Ateng Rasudin dan Obar Subarja.

Dalam lomba tersebut, materi yang diujikan tidak hanya soal sejarah nasional, tetapi juga sejarah lokal Karawang seperti peristiwa Rengasdengklok, tragedi Rawagede, hingga pembangunan Bendungan Walahar yang erat kaitannya dengan politik etis pada masa kolonial.

“Karawang ini salah satu daerah yang sangat kaya sejarah. Kalau tidak diangkat, khawatir kita kehilangan identitas. Karena itu, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama agar anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tapi juga melalui cara menyenangkan seperti cerdas cermat,” ujar Taupik.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang luar biasa. Menurutnya, banyak siswa yang dengan semangat menghafal dan mempelajari sejarah lokal meskipun materi baru disampaikan beberapa bulan sebelumnya.

“Artinya mereka sangat serius dan senang sekali. Harapan kami, ke depan siswa Karawang semakin mencintai dan bangga terhadap sejarah lokal sebagai bagian dari sejarah nasional,” pungkasnya.

(Wahid)

Berita Terkait

Prabowo–Putin Bahas Kerja Sama Strategis, Indonesia Perkuat Posisi Global
Indonesia Dan Rusia Sepakat Perluas Kerja Sama, Fokus Energi dan Industri
Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia
Rookie Fight Karawang Digelar Meriah, 80 Atlet Ramaikan Ajang Pembinaan Muay Thai
Memperingati Hari Pahlawan, Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Gelar Upacara di Monumen Rawagede
Momentum Penghormatan, H. Karsim dan Fraksi PDI Perjuangan Tabur Bunga di Rawagede
ICCN Periode 2025–2028 Dimulai, Fiki satari: pimpin Karawang Mantapkan Langkah Ekosistem Kreatif
Proses Pemulangan TKW Asal Cilamaya Masuki Tahap Akhir, Denda Rp22 Juta Resmi Dilunasi
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:11

Hari Pers Sedunia 2026, FWJI Raih Dukungan dan Pengakuan Internasional dari WPO

Minggu, 12 April 2026 - 05:33

Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik

Jumat, 10 April 2026 - 03:02

Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia

Selasa, 7 April 2026 - 07:24

Mengapa Banyak Orang Menikah Lagi tapi Mengulangi Kesalahan yang Sama? Jejak Pola yang Diam-Diam Dibaca Al-Qur’an

Kamis, 2 April 2026 - 09:29

Bupati Karawang Siap Lindungi Guru Pelapor Dugaan Kecurangan Program MBG

Senin, 16 Maret 2026 - 05:07

Jeritan Seniman Karawang: Surat Terbuka untuk Wamen Kebudayaan Selamatkan Seni Tradisi yang Terancam Punah

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:24

Safari Ramadan di Pedes, Wabup Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:28

Pemkab Karawang Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 810 Kuota ke 13 Kota Tujuan

Berita Terbaru

Live

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30