Jelang Kongres PWI 2025: Hendry Ch Bangun Siap Bertarung Dengan Optimis Dan Penuh Dukungan

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 04:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: IG Hendrychbangun (dokumen istimewa)

Keterangan Poto: IG Hendrychbangun (dokumen istimewa)

Jakarta, Lintaskarawang.com – Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Bekasi, suhu politik organisasi wartawan tertua di Indonesia ini kembali memanas. Ketua Umum PWI Pusat saat ini, Hendry Ch Bangun, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam bursa pemilihan ketua umum, dengan membawa semangat rekonsiliasi, konsolidasi, dan revitalisasi organisasi.

Hendry menyampaikan bahwa dirinya telah mengantongi dukungan tertulis dari sekitar 20 PWI Provinsi, angka yang memenuhi bahkan melampaui ambang batas minimal 20 persen sebagaimana disyaratkan oleh Steering Committee (SC) Kongres.

“Semalam saya sudah melakukan rapat dengan sekitar 20 PWI Provinsi dan semuanya menyatakan dukungan tertulis untuk pencalonan saya,” ujar Hendry dalam pernyataan resminya, pada Kamis (07/08/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kongres kali ini menjadi sorotan tajam, menyusul krisis kepemimpinan yang sempat melanda tubuh PWI pasca-Muktamar sebelumnya. Terjadi dualisme kepemimpinan antara kubu Hendry dan Zulmansyah, yang tidak hanya memicu konflik internal, tetapi juga memunculkan aksi saling lapor ke pihak kepolisian.

Dalam situasi yang memanas itu, Dahlan Dahi, anggota Dewan Pers, turun tangan memfasilitasi mediasi. Hasilnya, sebuah kesepakatan damai tercapai. Hendry menunjukkan komitmen tinggi terhadap penyatuan organisasi dengan menyatakan kesediaannya mengorbankan masa jabatan yang secara legal masih berlaku hingga 2028.

“Saya ikhlas mengurangi masa jabatan demi menghindari kekacauan yang berlarut-larut dan saya yakin kongres ini menjadi jalan keluar terbaik untuk menyatukan PWI kembali,” tegasnya.

Ketidakpastian kepemimpinan selama setahun terakhir berdampak langsung terhadap sejumlah program strategis PWI. Beberapa program unggulan seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sekolah Jurnalisme Indonesia, dan Safari Jurnalistik mengalami stagnasi.

Baca Juga:  Sorotan Keras! Rekrutmen RSUD Rengasdengklok Dinilai Diskriminatif, Universitas Karawang Dianggap Tak Mampu?

“Kami tidak ingin ada lagi dualisme yang membuat PWI jalan di tempat, sudah saatnya kita melihat ke depan, membangun ulang kepercayaan, dan fokus pada peningkatan kualitas wartawan di seluruh Indonesia“ jelas Hendry.

Ia menekankan pentingnya mengembalikan kepercayaan, baik dari mitra eksternal maupun dari anggota PWI sendiri. Menurutnya, tanpa stabilitas internal, sulit bagi PWI untuk memainkan peran strategisnya dalam pembangunan pers nasional.

Hingga saat ini, Hendry menjadi satu-satunya calon resmi yang telah menyatakan kesiapannya maju. Meski sempat muncul tujuh nama bakal calon lain, belum satu pun yang secara terbuka mendeklarasikan pencalonannya.

Kondisi ini mencerminkan dua hal: dukungan kuat terhadap Hendry dari arus utama PWI daerah, sekaligus masih adanya tarik-menarik internal yang belum sepenuhnya selesai. Dalam konteks inilah, Kongres PWI 2025 dinilai akan menjadi momentum krusial dalam menentukan arah dan masa depan organisasi.

“Kongres ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, tapi tentang bagaimana PWI bisa kembali menjadi rumah besar bagi wartawan Indonesia,” tandas Hendry.

Lebih dari sekadar mempertahankan kursi kepemimpinan, pencalonan Hendry kali ini sarat dengan misi pemulihan dan penguatan organisasi. Ia bertekad menjadikan kongres bukan hanya forum pemilihan, tetapi juga titik tolak penyusunan strategi masa depan PWI.

Dengan dukungan mayoritas PWI provinsi dan rekam jejak organisasi yang panjang, Hendry Ch Bangun tampil percaya diri menghadapi kongres. Namun ia juga mengingatkan bahwa kesatuan PWI jauh lebih penting dari ambisi pribadi. (Aan)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Berita ini 18 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru