KDM Tak Pro Rakyat Karawang! Jadi Juru Mediasi PT FCC, Tapi Rakyat Masih Tersakiti

- Penulis

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Karawang, Guntar Mahardika

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Karawang, Guntar Mahardika

Karawang, Lintaskarawang.com – Pernyataan tidak pantas dari oknum HRD PT FCC Indonesia menyulut amarah warga Karawang. Masyarakat merasa dilecehkan, namun upaya penyelesaian melalui mediasi yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi (KDM) justru dinilai tak berpihak pada rakyat Karawang. Pasalnya, KDM justru dianggap hanya berpihak pada perusahaan.

 

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Karawang, Guntar Mahardika, dengan tegas menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan KDM yang dinilai hanya menjadi juru mediasi antara pihak perusahaan dan kepala desa, tanpa melibatkan suara rakyat yang menjadi korban pernyataan diskriminatif tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tidak cukup hanya dengan membuat konten bersama pihak perusahaan dan kepala desa dianggap masalah selesai. KDM bukan orang Karawang, jadi tidak tahu bagaimana sakitnya ketika dilecehkan dengan kata-kata ‘Orang Karawang susah diajarin, tidak pintar-pintar’,” tegas Guntar.

 

Menurutnya, KDM malah terlihat tertawa-tawa dalam video mediasi tersebut, sementara masyarakat Karawang masih diliputi rasa sakit hati. Ia mendesak agar aparat penegak hukum segera menginvestigasi ke mana arah mediasi itu sebenarnya dan apakah ada langkah konkret untuk kepentingan rakyat Karawang.

 

“Seharusnya KDM berpihak pada masyarakat Karawang, bukan justru mengabaikan perasaan kolektif warga demi kepentingan konten. Ia bisa saja melakukan sidak ke PT FCC langsung bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Rekrutmen PT. FCC Indonesia di Luar Daerah Tuai Kritik, Ketua Sundawani dan GMBI Karawang NGAMUK! Desak Pemkab Tegakkan Perda Ketenagakerjaan

 

Guntar juga mendorong agar perusahaan FCC memprioritaskan warga Karawang sebagai tenaga kerja, bukan malah melakukan rekrutmen dari luar daerah yang menyingkirkan potensi lokal. “Tolong tekankan bahwa warga Karawang itu pintar dan layak bekerja di PT FCC,” imbuhnya.

 

Ia menilai, mediasi yang dilakukan KDM lebih terkesan hanya untuk kepentingan personal branding, bukan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak. Bahkan, Guntar mencurigai adanya dugaan lobi-lobi khusus antara perusahaan dan pihak tertentu.

 

“Kalau benar mediasi itu ada lobi perusahaan kepada KDM agar masalah selesai, ini patut menjadi sorotan. Jangan sampai masyarakat Karawang menjadi korban diam-diam dari mediasi yang tidak transparan,” katanya.

 

Guntar memperingatkan, apabila pola mediasi seperti ini dibiarkan, maka bisa memicu perusahaan-perusahaan lain melakukan pelanggaran serupa tanpa takut akan sanksi. “Kalau tidak ada efek jera, maka perusahaan-perusahaan lain akan seenaknya merekrut dari luar dan melecehkan putra-putri daerah Karawang,” pungkasnya. (LK)

 

 

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 44 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru