Aktivis Nilai Kecurigaan Masyarakat Wajar, Soroti Proyek Garasi UPTD PUPR Karawang

- Penulis

Kamis, 5 Juni 2025 - 02:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek pembangunan garasi UPTD alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, yang berlokasi di Kecamatan Purwasari, menuai sorotan publik. Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp 876.446.000 ini dikerjakan oleh CV Perkasa Utama Abadi dan diduga menyimpang dari rencana awal pembangunan.

Kritik muncul karena dicurigai adanya penggunaan material lama dalam pengerjaannya. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa pihak pelaksana proyek sengaja mengurangi spesifikasi pekerjaan sebagaimana yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), demi meraup keuntungan lebih.

Namun, pendapat berbeda disampaikan oleh salah seorang aktivis, Andri Kurniawan. Menurutnya, dugaan tersebut merupakan hal yang wajar sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Adanya kecurigaan dari salah satu elemen masyarakat merupakan hal lumrah, dan memang hak setiap orang untuk mempertanyakan realisasi APBD sebagai bentuk kontrol yang melibatkan peran serta masyarakat,” ujarnya, Kamis (5/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Andri menilai bahwa di era transparansi saat ini, sangat kecil kemungkinan para pejabat teknis seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), pengawas, dan penyedia jasa bertindak sembarangan. “Saya kira tidak akan bertindak konyol, karena mereka pasti menyadari adanya konsekuensi dari auditor negara seperti BPK atau bahkan APH. Apalagi setiap realisasi keuangan negara pasti akan diuji petik langsung di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Banyak Bus Terparkir Liar di Karawang, Aktivis Minta Penertiban Segera

Ia juga menyampaikan bahwa penggunaan material lama dalam proyek tersebut memang telah dijelaskan oleh penyedia jasa. “Secara teknis, sebagaimana tertuang dalam RAB, ada bagian material yang masih layak dan dapat dipergunakan kembali,” tambahnya.

Menurut Andri, jika penggunaan material tersebut sesuai dengan ketentuan dan bertujuan untuk efisiensi anggaran, maka hal itu justru patut diapresiasi. “Justru malah bagus dan perlu diapresiasi, sebab tim analisis HPS-nya jeli dalam menilai sehingga dapat meminimalisir kebutuhan anggaran,” terangnya.

Ia menekankan, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir terhadap isu tersebut. “Kalau benar terjadi adanya pelanggaran? Nanti saat BPK melakukan audit pasti akan terdeteksi ketika dilakukan uji petik,” ujarnya meyakinkan.

Menutup pernyataannya, Andri menilai sikap diam dari Kepala Dinas PUPR Karawang dan Kepala Bidang Bangunan dan Gedung adalah bentuk keyakinan bahwa proyek tersebut telah sesuai dengan ketentuan. “Karena mungkin mereka berdua merasa yakin, tidak adanya persoalan yang perlu dijelaskan lagi, karena sudah tersampaikan oleh penyedia jasa,” pungkasnya.

(Andri Kurniawan aktivis Karawang)

Berita Terkait

Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:25

Viral Loker PT Midea Indonesia, Dugaan Pungutan Rp10 Juta Jadi Sorotan: Rekrutmen Kerja atau Jual Kursi?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:26

Disnakertrans Karawang dan Polban Gelar Pelatihan Servis AC Mobil untuk Alumni BLK

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:01

Diantar Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Waringin Jaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:42

Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Wabup Maslani Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Investasi Demi Dongkrak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 17:06

Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?

Sabtu, 4 April 2026 - 05:24

Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30

Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:12

Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia

Berita Terbaru