Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi pada saat Memperingati Hari Tani Nasional 2026, Paguyuban Pemuda Tani Karawang (PPTK) bersama Serikat Tani Karawang (SETAKAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Kamis (24/09/2026).

Dokumentasi pada saat Memperingati Hari Tani Nasional 2026, Paguyuban Pemuda Tani Karawang (PPTK) bersama Serikat Tani Karawang (SETAKAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Kamis (24/09/2026).

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Memperingati Hari Tani Nasional 2026, Paguyuban Pemuda Tani Karawang (PPTK) bersama Serikat Tani Karawang (SETAKAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Kamis (24/09/2026).

Massa petani menuntut Pemerintah Kabupaten Karawang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera memblokir Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) perusahaan di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC) yang diduga tumpang tindih dengan kawasan hutan.

Aksi Itu menyoroti keberadaan SHGB perusahaan yang disebut berada di kawasan hutan. Menurut massa aksi, salah satu perusahaan bahkan diketahui telah habis masa berlaku SHGB-nya, sehingga mereka meminta tidak ada lagi proses perpanjangan atas sertifikat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menggelar aksi di Kantor Bupati, perwakilan PPTK dan SETAKAR lebih dahulu melakukan audiensi dengan Kantor Pertanahan/BPN Kabupaten Karawang. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas dugaan tumpang tindih SHGB dengan kawasan hutan serta langkah penyelesaiannya.

Di hadapan peserta aksi, perwakilan BPN Kabupaten Karawang, Praba, kembali menegaskan komitmen lembaganya untuk tidak memproses perpanjangan SHGB yang terbukti berada di kawasan hutan.

Baca Juga:  Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

“Kami menegaskan kembali bahwa BPN tidak akan melayani perpanjangan SHGB yang terindikasi tumpang tindih dengan kawasan hutan,” ujar Praba di hadapan massa aksi.

Pernyataan Itu disambut massa aksi sebagai bentuk komitmen awal dari BPN dalam menindaklanjuti hasil audiensi yang telah dilakukan sebelumnya.

PPTK dan SETAKAR menyatakan akan terus mengawal komitmen Ini hingga pemblokiran SHGB benar-benar direalisasikan dan kawasan hutan yang diduga terdampak dapat dikembalikan sesuai fungsinya.

Mereka menilai langkah itu penting untuk menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Karawang yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Aksi Hari Tani Nasional berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan. Massa berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera menindaklanjuti tuntutan agar persoalan dugaan tumpang tindih lahan tidak berlarut-larut.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 04:53

Tak Ada Api, Tak Ada Kebakaran, Mobil Damkar Rengasdengklok Antar Bocah Sunat

Rabu, 23 September 2026 - 09:58

Gebyar PATEN Rawamerta 2026, Bukti Nyata Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Karawang

Rabu, 23 September 2026 - 08:51

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Kadisdikbud Karawang Angkat Bicara

Rabu, 23 September 2026 - 06:26

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Pegiat Media Sosial Aksi di Depan Disdikbud Karawang

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:25

Apel Pagi Pemkab Karawang, Bupati Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-393 dan Sekda Soroti Penyerapan Anggaran Triwulan III

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Berita Terbaru