Alarm Lingkungan dari Ruang Budaya: Kang Cucu Siapkan Rilis “Patanjala”, Seruan Menjaga Aliran Air Karawang

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Pegiat seni sekaligus budayawan Karawang, Cucu Hidayat atau yang akrab disapa Kang Cucu, bersiap meluncurkan karya musik terbarunya yang sarat pesan lingkungan berjudul “Patanjala”. Karya yang dinyatakan siap rilis dan segera hadir ini bukan sekadar lagu hiburan, melainkan sebuah pengingat sekaligus alarm lingkungan di tengah kondisi alam Karawang yang semakin memprihatinkan.

Filosofi Patanjala dan Pertemuan Aliran Sungai Karawang

Secara filosofis, nama Patanjala diambil dari kearifan lokal Sunda kuno yang erat kaitannya dengan air, kesuburan, dan sumber kehidupan. Dalam pandangan leluhur, air bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga warisan suci yang menghubungkan manusia dengan alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Karawang, esensi Patanjala tercermin pada pertemuan dua sungai besar, yakni Sungai Cibeet dan Sungai Citarum. Sejak dahulu, kedua aliran sungai tersebut menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, menyuburkan lahan pertanian, mengairi ribuan hektare sawah, serta menjadikan Karawang dikenal sebagai lumbung padi nasional.

Pertemuan aliran air tersebut menjadi simbol harmoni alam yang diwariskan para leluhur untuk dijaga dan dilestarikan, bukan dirusak.

Jeritan Alam di Tengah Ancaman Pencemaran

Melalui lagu ini, Kang Cucu mengangkat realitas yang kini terjadi di lapangan. Aliran sungai yang dahulu dikenal jernih kini menghadapi tekanan berat akibat pencemaran dari limbah rumah tangga maupun aktivitas industri.

Dampaknya mulai dirasakan secara nyata. Selain mengganggu kualitas dan ketersediaan air bagi sektor pertanian, pencemaran juga memicu semakin langkanya berbagai jenis ikan endemik asli Karawang yang dahulu hidup dan berkembang di perairan setempat.

«”Lagu ini saya buat atas dasar tanggung jawab moral untuk meneruskan warisan budaya tentang bagaimana kita memperlakukan air. Kita tidak boleh menutup mata. Menjaga aliran sungai berarti menyelamatkan masa depan kehidupan kita sendiri,” ujar Kang Cucu.»

Baca Juga:  Kang Cucu Harap Amanah Baru Waya Karmila Jadi Momentum Penguatan Seni dan Budaya Karawang

Gotong Royong Kebudayaan dan Kepedulian Bersama

Kang Cucu menyadari bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan seorang diri. Lahirnya karya “Patanjala” merupakan buah dari kepedulian kolektif berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap kelestarian alam dan budaya.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh sahabat, masyarakat, serta para pegiat lingkungan yang telah memberikan dukungan, baik melalui doa, bantuan materi, maupun aksi nyata dalam menjaga alam Karawang.

«”Karya ini bisa terwujud karena energi kolektif. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sahabat, masyarakat, dan para pejuang lingkungan yang telah memberikan dukungan total, baik lewat doa, bantuan materi, maupun aksi nyata menjaga kelestarian alam dan budaya Karawang. Ini adalah kerja bersama demi bumi tempat kita berpijak,” ungkapnya.»

Seruan Menjaga Alam dan Warisan Leluhur

Melalui “Patanjala”, Kang Cucu mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas, hingga para pemangku kebijakan untuk bersama-sama mengambil langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, merawat alam dan menjaga keberlangsungan sumber air merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Lagu “Patanjala” diharapkan dapat menjadi pemantik kesadaran lingkungan berbasis budaya di Karawang, sekaligus mengingatkan bahwa di balik pembangunan dan kemajuan daerah, terdapat hak-hak alam yang wajib dijaga demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Karya terbaru “Patanjala” dijadwalkan segera hadir di berbagai platform resmi, membawa pesan yang sederhana namun abadi: air adalah sumber kehidupan, dan merawatnya merupakan tanggung jawab bersama umat manusia.(Wahid)

Berita Terkait

Ngariung bareng ratusan Ema Ema makan baso bersam simpatisan di Babakan Banten 
Marjono Resmi Nyatakan Maju Pilkades Sumber Urip, Usung Misi Benahi Infrastruktur hingga Pelayanan Publik
Warga Karyasari, Bos Alvin Siapkan Lele Konsumsi, Ayam Kampung KUB, hingga Entok untuk Berbagai Kebutuhan
Cangkul, Caping, dan Harapan di Lahan 2 Hektare Karawang: Petani Bertahan di Tengah Minimnya Alat dan Irigasi
Keluarga Pasien Apresiasi Pelayanan RSUD Rengasdengklok, Dinilai Ramah dan Sesuai SOP
Tak Gentar Bela Rakyat, Bang DJ Bersama LBH GABBAR Hadir Jadi Harapan Masyarakat
Hari Pers Sedunia 2026, FWJI Raih Dukungan dan Pengakuan Internasional dari WPO
Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:58

Gebyar PATEN Rawamerta 2026, Bukti Nyata Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Karawang

Rabu, 23 September 2026 - 08:51

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Kadisdikbud Karawang Angkat Bicara

Rabu, 23 September 2026 - 06:26

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Pegiat Media Sosial Aksi di Depan Disdikbud Karawang

Selasa, 22 September 2026 - 14:39

Kisruh PT Long Rich – Dean Shoes Memanas, Ratusan Massa Desak 5 Direktur Asing Dipecat dan Dideportasi

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Senin, 21 September 2026 - 06:13

Perkuat Toleransi, Pemkab Karawang Gelar “Bupati Menyapa” dan Deklarasi Harmoni Nusantara Sambut HUT Karawang ke-393

Berita Terbaru