Nasib Barry Prima Setelah Cerai dengan Eva Arnaz, Aktris Panas Era 1980-an

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 00:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com – Aktor Barry Prima kerap disandingkan dengan Eva Arnaz, ratu aktris panas era 1980-an. Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor “Serbuan Halilintar” pada tahun 1979. Setelah itu, mereka kembali berkolaborasi dalam film-film seperti “Jaka Sembung Sang Penakluk” (1981), “Cewek Jagoan Beraksi Kembali” (1981), dan “Perempuan Bergairah” (1982).

Seiring berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan Eva memutuskan menikah pada tahun 1983. Sayangnya, rumah tangga mereka kandas pada tahun 1988. Dari pernikahan itu, Barry dan Eva tak dikaruniai anak. Entah masalah apa yang menyebabkan dua selebriti itu memutuskan berpisah.

Usai bercerai dari Eva, kehidupan asmara Barry tak banyak terekspos. Berbeda dari Eva yang diketahui menikah tiga kali setelah bercerai dari pria berdarah Belanda-Indonesia itu. Meski rumah tangganya berakhir, Barry tetap semangat melanjutkan kariernya di dunia seni peran. Dia tetap berjaya sebagai bintang laga di sejumlah film hingga tahun 1990-an.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa film yang dibintanginya antara lain, “Tarzan Penunggu Harta Karun” (1990), “Kamandaka” (1991), “Angling Darma 2 Pemberontakan Batik Madrim” (1992), “Walet Merah” (1993), dan “Angling Dharma 3 Pemburu dari Neraka” (1994). Meski era film laga mulai meredup, Barry tetap bertahan dan menunjukkan dedikasinya sebagai aktor.

Baca Juga:  Warna-warni Carnaval Akbar Perdana di Griya Restu Cikarang

Memasuki tahun 2000-an, pemilik nama lengkap Hubertus Barry Knoch Prima itu mulai jarang muncul di layar lebar. Namun, dia masih aktif membintangi sinetron dan sejumlah film non-laga. Di antaranya film “Janji Joni” (2005), “Realita Cinta dan Rock ‘n Roll” (2006), “Lost in Love” (2008), “Perjaka Terakhir” (2010), “Get Married” (2011), “Pintu Harmonika” (2013), dan yang terakhir adalah “Demi Cinta” (2017).

Keputusan untuk tetap berkarier di dunia hiburan menunjukkan kecintaannya pada seni peran. Barry Prima, meskipun tak lagi sering muncul di film-film laga yang melambungkan namanya, tetap eksis dan aktif dalam industri perfilman dan televisi Indonesia.

Kini, Barry Prima lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan di luar dunia akting. Meski demikian, namanya tetap melekat di hati para penggemar sebagai salah satu ikon bintang laga Indonesia. Barry Prima menunjukkan bahwa meskipun kariernya tidak selalu di puncak, dedikasi dan kecintaannya pada dunia seni peran tidak pernah pudar.

 

(Abie FU)

Berita Terkait

Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik
Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia
Mengapa Banyak Orang Menikah Lagi tapi Mengulangi Kesalahan yang Sama? Jejak Pola yang Diam-Diam Dibaca Al-Qur’an
Bupati Karawang Siap Lindungi Guru Pelapor Dugaan Kecurangan Program MBG
Jeritan Seniman Karawang: Surat Terbuka untuk Wamen Kebudayaan Selamatkan Seni Tradisi yang Terancam Punah
Safari Ramadan di Pedes, Wabup Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
Pemkab Karawang Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 810 Kuota ke 13 Kota Tujuan
DRAGBIKE NGABUBU RACE Digelar di Dawuan Cikampek, IMI Karawang Wadahai Pecinta Otomotif Selama Ramadhan
Berita ini 157 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Selasa, 14 April 2026 - 06:06

Dari Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu Pimpin Upaya Tekan Stunting dan TBC

Kamis, 9 April 2026 - 09:12

RSUD Jatisari Jemput Bola di Musrenbang, Kenalkan Layanan Spesialis dan Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 3 April 2026 - 05:52

RSUD Jatisari Hadirkan Paket MCU Terjangkau, Dorong Kesadaran Deteksi Dini Kesehatan

Jumat, 3 April 2026 - 05:40

RSUD Jatisari Hadirkan Layanan Spesialis Jantung untuk Pasien BPJS, Tingkatkan Akses Kesehatan di Karawang

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:51

Mr. Kim Apresiasi Dukungan RS Lira Medika dan RS Mandaya di Silaturahmi Akbar Pers 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:41

Pelayanan Ramah dan Humanis, Keluarga Pasien Apresiasi Layanan RSUD Karawang

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:35

RSUD Jatisari Perkuat Layanan Kesehatan dengan Kehadiran Unit Pengelola Darah

Berita Terbaru