Bakesbangpol Jabar Dorong Penguatan Kearifan Lokal untuk Ketahanan Sosial dan Pelestarian Lingkungan di Karawang

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Karawang , Lintaskarawang.com  – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kearifan Lokal dalam Upaya Pelestarian Lingkungan: Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa” di RM Sindang Reret, Karawang, Selasa (03/03/2026) siang.

‎‎Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Irman Nugraha, SH., MH., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Karawang Aep Mahfudin, M.Si., aktivis dialog antar agama Wawan Gunawan, Rizqi Hamdani, S.NS., serta para tamu undangan lainnya.

‎Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, menegaskan bahwa kebudayaan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang, memiliki potensi besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎“Karawang dikenal dengan goyangnya, tetapi jangan sampai hal-hal lainnya tertinggal dan tidak diperhatikan. Budaya kita sangat besar dan harus menjadi perhatian bersama ” ujarnya.

‎‎Pipik juga menyoroti kurangnya pelibatan budayawan lokal dalam berbagai agenda dan event di Kabupaten Karawang. Ia meminta agar para budayawan diberi ruang, difasilitasi, dan dilibatkan secara aktif dalam setiap kegiatan kebudayaan di daerah.

‎Sementara itu, perwakilan Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial melalui penguatan nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi pembangunan daerah.

‎“Melalui kegiatan penguatan kearifan lokal ini, kami ingin memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah. Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, harmoni sosial, serta kelestarian lingkungan di Jawa Barat,” ujar perwakilan Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat.

‎‎Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis bibit pohon alpukat kepada perwakilan lima wilayah di Kabupaten Karawang sebagai bentuk komitmen pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga:  Lurah Sampalan Bagikan Sekitar 500 Bingkisan THR kepada Tokoh Masyarakat dan Kader Desa

‎Diskusi menghadirkan tiga narasumber yang memaparkan materi seputar tema “Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa”.

‎‎Kepala Bakesbangpol Kabupaten Karawang, Aep Mahfudin, M.Si., menekankan pentingnya penguatan identitas daerah melalui nilai-nilai kearifan lokal sebagai pondasi ketahanan sosial dan kebangsaan.

‎‎“Pertumbuhan ekonomi membawa kompleksitas sosial. Tantangan muncul ketika struktur sosial berubah cepat, sementara nilai budaya tertinggal. Karawang bukan hanya kawasan industri, tetapi memiliki akar budaya Sunda dan sejarah sebagai lumbung padi nasional,” jelasnya.

‎Aktivis dialog antar agama, Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan yang melimpah, mulai dari bahasa, agama, tumbuhan, lagu tradisional, hingga spesies hewan. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar bangsa yang harus dijaga, termasuk di Jawa Barat.

‎‎“Indonesia memiliki kekayaan yang sangat melimpah, mulai dari bahasa, agama, tumbuhan, lagu-lagu tradisional, hingga berbagai spesies hewan. Keberagaman itu adalah kekuatan besar bangsa yang harus kita jaga dan rawat bersama, termasuk di Jawa Barat. Dengan menjaga keberagaman dan kearifan lokal, kita turut menjaga persatuan dan kelestarian alam,” ujar Wawan Gunawan.

‎Sementara itu, Rizqi Hamdani memaparkan pentingnya interaksi antara nilai-nilai agama dan kearifan lokal Sunda dalam menjaga kelestarian alam serta membangun identitas Jawa Barat yang istimewa.

‎‎“Interaksi antara nilai-nilai agama dan kearifan lokal Sunda memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam. Ketika ajaran agama berjalan selaras dengan budaya lokal, maka akan terbentuk kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan sekaligus memperkuat identitas Jawa Barat yang istimewa,” ujar Rizqi Hamdani.

‎Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Jawa Barat berharap penguatan budaya lokal tidak hanya menjadi wacana, tetapi terimplementasi dalam kebijakan dan gerakan nyata masyarakat, sehingga pelestarian lingkungan dan pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal.

‎

‎(Ripai/Wahid)

‎

Berita Terkait

Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru