Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor SDN Gempol Karya I

Kantor SDN Gempol Karya I

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Di tengah perhatian masyarakat terhadap pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di SDN Gempol Karya I, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, muncul penjelasan bahwa penyediaan modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang memang belum mencakup seluruh mata pelajaran.

Kondisi tersebut bukan hanya terjadi di SDN Gempol Karya I, melainkan berkaitan dengan pelaksanaan program penyediaan modul pembelajaran bagi siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Karawang. Berdasarkan keterangan Koordinator Wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Tirtajaya, penyediaan modul saat ini masih terbatas pada lima dari sembilan mata pelajaran.

tengah perhatian masyarakat terhadap pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di SDN Gempol Karya I, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, muncul penjelasan bahwa penyediaan modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang memang belum mencakup seluruh mata pelajaran.
tengah perhatian masyarakat terhadap pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di SDN Gempol Karya I, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, muncul penjelasan bahwa penyediaan modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang memang belum mencakup seluruh mata pelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, sebelumnya juga membenarkan bahwa empat mata pelajaran lainnya masih harus dipenuhi secara mandiri oleh orang tua siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wawan, program modul gratis tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas I hingga kelas VI SD negeri di seluruh Kabupaten Karawang. Namun, keterbatasan anggaran dan belum lengkapnya penyusunan modul menjadi salah satu kendala dalam penyediaan bahan pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran.

“Semua anak atau siswa kelas 1 sampai 6 SD negeri se-Karawang dibagi masing-masing buku modul gratis. Hanya isinya baru lima mata pelajaran, sisanya empat lagi beli mandiri di Kopdes Merah Putih,” ujar Wawan dalam keterangannya pada Rabu (30/10/2026).

Sementara itu, Koordinator Wilayah UPTD Kecamatan Tirtajaya menjelaskan bahwa kondisi tersebut berlaku secara umum di Kabupaten Karawang. Ia menyebutkan, penyusunan modul oleh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) baru mencakup lima mata pelajaran dari total sembilan mata pelajaran yang dibutuhkan.

Menurutnya, pemenuhan empat mata pelajaran lainnya untuk sementara melibatkan pihak pemasok yang ingin memberdayakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sekaligus memperkenalkan peran koperasi kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa mekanisme tersebut, berdasarkan keterangannya, tidak bersifat memaksa. Siswa dari keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu disebut tetap mendapatkan pembebasan biaya.

Baca Juga:  Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

“Bukan hanya Gempol Karya I, melainkan se-Kabupaten Karawang. Sifatnya tidak memaksa, bahkan gratis untuk yang tidak mampu dan yatim piatu. Berbeda dengan LKS yang biasa dijual umum, ini sifatnya hanya sementara. Tahun ajaran depan akan penuh sembilan mata pelajaran,” jelasnya.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran lebih luas mengenai persoalan yang berkembang di SDN Gempol Karya I. Perhatian masyarakat terhadap pembelian LKS kini berkaitan dengan pelaksanaan program modul gratis yang masih dalam proses pemenuhan seluruh mata pelajaran.

Meski demikian, keterlibatan pihak pemasok dan KDMP dalam penyediaan modul perlu disertai penjelasan yang transparan mengenai mekanisme pembelian, harga, serta pihak yang bertanggung jawab atas distribusinya. Hal ini penting agar orang tua siswa memperoleh informasi yang jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Bagi SDN Gempol Karya I, kejelasan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan. Pihak sekolah juga perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme penyediaan buku kepada orang tua siswa, termasuk memastikan bahwa tidak ada kewajiban pembelian yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah.

Dengan adanya penjelasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang serta Korwil UPTD Kecamatan Tirtajaya, masyarakat diharapkan dapat memahami latar belakang belum lengkapnya penyediaan modul gratis. Pada saat yang sama, evaluasi terhadap pelaksanaannya tetap diperlukan agar program tersebut benar-benar mendukung kegiatan belajar mengajar dan tidak menambah beban orang tua siswa.

Pemkab Karawang sebelumnya menyampaikan harapan agar penyediaan modul dapat mencakup sembilan mata pelajaran pada tahun ajaran berikutnya. Realisasi rencana tersebut akan menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan untuk memastikan pemerataan akses bahan pembelajaran bagi seluruh siswa SD negeri di Kabupaten Karawang.

(Apih Kasur)

Berita Terkait

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya
Rohmat Sagita Dapat Nomor Urut 3 dalam Pilkades Mulyajaya, Pendukung Beri Kawalan
Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok
Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta
Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes
Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang
210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Berita Terbaru