Dengar Langsung Keluhan Warga, Pipik Taufik Gelar Reses di Desa Ciptamargi

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 04:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X yang meliputi Kabupaten Karawang dan Purwakarta, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2025–2026 pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan reses berlangsung di kediaman Ketua DPC GMPI yang berlokasi di Dusun Cibadar I RT 007/RW 003, Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Acara tersebut dihadiri oleh aparatur desa, anggota GMPI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, salah satu tokoh masyarakat Desa Ciptamargi menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD menjadi bukti nyata adanya kedekatan antara masyarakat dan pemimpinnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Pipik Taufik yang telah hadir langsung ke desa kami untuk mendengarkan suara masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah Karawang dan Purwakarta.

Baca Juga:  Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Kampung Sawah dalam Kegiatan Pengawasan anggaran Tahun 2026

Ia juga menjelaskan bahwa sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dirinya memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Selain itu, Pipik menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam pengelolaan anggaran desa, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Menurutnya, transparansi anggaran perlu dilakukan agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan.

“Pengelolaan anggaran harus terbuka agar masyarakat tahu dan bisa ikut mengawasi. Dengan begitu, pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Pada sesi dialog bersama warga, sejumlah aspirasi prioritas disampaikan, di antaranya:

Permohonan bantuan gerobak untuk pelaku UMKM,

Keluhan terkait ketidakmerataan penyaluran BLT,

Pengajuan bantuan alat rebana,

Serta proposal pembangunan mushola.

Seluruh aspirasi tersebut dicatat untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku di tingkat provinsi.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

(Wahid & Rifai)

Berita Terkait

NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru