Ketua Forum Karawang Utara Bergerak, Angga Dhe Raka: RSUD Rengasdengklok untuk Rakyat, Bukan Ajang Ego Golongan

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 03:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angga Dhe Raka KETUA FORUM KARAWANG UTARA BERGERAK yang juga Sekjen DPD GMPI Karawang

Angga Dhe Raka KETUA FORUM KARAWANG UTARA BERGERAK yang juga Sekjen DPD GMPI Karawang

Karawang, Lintaskarawang.com – Sebelum RSUD Rengasdengklok berdiri dan beroperasi, riak-riak polemik sudah ramai diperbincangkan publik. Salah satunya terkait proses rekrutmen tenaga kerja yang dipercayakan kepada Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, bukan kepada universitas yang ada di Karawang.

Keputusan ini menimbulkan tanda tanya besar. Karawang sebagai daerah dengan jumlah pengangguran yang cukup tinggi dinilai memiliki sumber daya manusia dan universitas yang mumpuni untuk dilibatkan. Namun faktanya, justru pihak luar daerah yang dipercaya menangani proses seleksi. Hal tersebut kemudian menjadi sorotan, terutama soal transparansi dan keberpihakan kepada masyarakat lokal.

Meski demikian, di tengah ramainya kritik, muncul suara bijak dari masyarakat agar polemik tidak menghambat tujuan utama dari pembangunan RSUD Rengasdengklok. “Kalau adanya RSUD Rengasdengklok bukannya pada bersyukur malah ribut, ya kita las aja pintunya. Kalau ada kekurangan atau kesalahan oknum, mari kita perbaiki bersama dengan mendorong pemangku kebijakan agar segera mengambil alih perbaikan,” ujar tokoh masyarakat Karawang Utara, Angga Dhe Raka KETUA FORUM KARAWANG UTARA BERGERAK yang juga Sekjen DPD GMPI Karawang, sambil menekankan pentingnya berpikir ke depan. Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jangan sampai muncul kesan bahwa masyarakat Karawang Utara menghambat program pemerintah. Sebab, pembangunan RSUD Rengasdengklok jelas untuk kepentingan masyarakat sendiri dan dibiayai dari uang rakyat. “Mari kita berpikir lebih jauh untuk Karawang, khususnya masyarakat Karawang Utara,” tambahnya.

Baca Juga:  Sorotan Keras! Rekrutmen RSUD Rengasdengklok Dinilai Diskriminatif, Universitas Karawang Dianggap Tak Mampu?

Ia menekankan bahwa masyarakat pesisir dan wilayah utara sangat membutuhkan kehadiran rumah sakit terdekat. Selama ini, pasien dari ujung utara kerap terlambat mendapat penanganan karena jauhnya jarak tempuh menuju rumah sakit di pusat kota. Bahkan, tidak jarang pasien harus bolak-balik mengurus persyaratan administrasi, yang semakin memperlambat proses pelayanan.

Untuk itu, Angga mengingatkan agar semua pihak memperhatikan aspek keselamatan dan dampak sosial dari keterlambatan layanan kesehatan. “Jangan hanya ego personal atau golongan yang akhirnya menghambat harapan masyarakat banyak yang berharap RSUD Rengasdengklok cepat beroperasi,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan SOP dalam pelayanan medis. “Semua ada aturannya, tinggal didorong saja oleh pemangku kebijakan agar berjalan. Kita tidak ingin masyarakat ditangani oleh tenaga medis yang masih magang, bisa salah suntik atau salah kasih obat,” katanya sembari menutup dengan senyum ringan.

Harapan besar masyarakat kini tertuju pada percepatan operasional RSUD Rengasdengklok. Polemik rekrutmen tenaga kerja semestinya menjadi evaluasi bersama, bukan alasan untuk menunda pelayanan yang sudah lama dinantikan. Dengan pengawasan ketat dan komitmen pemerintah, rumah sakit ini diharapkan benar-benar bisa menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Karawang Utara. (LK)

 

 

Berita Terkait

Sorotan Netralitas Aparatur Desa Rengasdengklok Selatan, Diduga Hadiri Riungan Calon BPD di Bojong Tugu 2
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan
Berita ini 76 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:14

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Sambungkan Kalijati-Kamurang dan Permudah Akses Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:56

56 Pramuka Karawang Dilepas Menuju Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:00

Ketua KSM GMBI Kedungwaringin Apresiasi Polsek, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:45

‎Pemkab Karawang Tertibkan 93 Bangunan Liar di Sekitar Gerbang Tol Karawang Timur ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:59

Gerak Cepat! H. Karsim Langsung Eksekusi Normalisasi Irigasi Usai Petani Mengeluh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:16

Maju sebagai Calon BPD Desa Darawolong,Robi Herawan Nomor Urut 2 Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Dusun Kali Jeruk.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:20

Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:58

Dewan Tani H. Karsim Perintahkan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Jalur Pertamina di Rawamerta

Berita Terbaru