Proyek Drainase Rengasdengklok Disorot, Tiang Listrik PLN Berdiri di Tengah Saluran

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 05:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek pembangunan drainase di Jalan Lingkar Proklamasi Tugu, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, yang dikerjakan oleh CV. Karakal Jaya Abadi kini menuai kritik tajam dari masyarakat. Pasalnya, sebuah tiang listrik PLN masih berdiri kokoh di tengah jalur galian drainase, meski proyek hampir rampung.

Proyek bernama Pembangunan Drainase Jln Lingkar Proklamasi Tugu Kecamatan Rengasdengklok (PD07-000011) ini memiliki panjang 94,80 meter dengan ukuran saluran 80×80 cm (U-Ditch SNI). Proyek bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp188.942.000,00 dan masa pelaksanaan 60 hari kalender.

Keberadaan tiang listrik yang belum dipindahkan ini dianggap membahayakan dan mengganggu fungsi saluran drainase. Tokoh masyarakat Rengasdengklok Selatan, Aa Betong, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sungguh sangat miris. Masa tiang listrik berdiri pas di tengah saluran U-Ditch? Ini patut dipertanyakan. Apakah CV yang melaksanakan pekerjaan ini memang sudah mampu atau jangan-jangan ini baru pertama kalinya dapat proyek?” ujarnya, Minggu (15/6/2025).

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya mencerminkan kurangnya koordinasi, tapi juga bisa menimbulkan risiko keselamatan bagi warga, serta menghambat fungsi utama drainase dalam mengatasi genangan air.

Baca Juga:  Petani Sungai Buntu dan Gebang Jaya Apresiasi Perbaikan Tanggul Jebol oleh Pemkab Karawang

“Harapan saya, harus segera ada tindakan pemindahan tiang listrik tersebut. Saya tidak mau dengar alasan apapun. Kudu dipindahkan! Kalau tidak, saya minta kontraktornya diblacklist, jangan dikasih lagi pekerjaan di anggaran berikutnya,” tegas Aa Betong.

Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang. Menurutnya, pengawas harus hadir di lapangan dan menjalankan tugas dengan profesional.

“Untuk para pengawas dari dinas terkait, cobalah kalau turun ke setiap lokasi pekerjaan itu tunjukkan profesionalis mu. Kalau salah, ya katakan salah. Kalau benar, ya akui benar. Jangan bermental roti tawar yang datar-datar saja,” sindirnya.

Masyarakat berharap Dinas PUPR Karawang segera melakukan evaluasi terhadap proyek ini, serta memastikan sinergi antara pelaksana proyek dan PLN agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. Infrastruktur publik seharusnya dibangun dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

(D’Kasur)

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 143 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:05

Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00

Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13

GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:13

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:57

Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:52

Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan

Senin, 6 Juli 2026 - 06:41

Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:06

Forum Permuda Desak Transparansi Penyewaan Sawah Bengkok Desa Kemiri, Ancam Tempuh Audiensi hingga Aksi

Berita Terbaru