Lubang Ancam Keselamatan Pengendara, Warga Minta Perbaikan dan PJU Segera

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 04:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jalan Irigasi Tangul CKM menuju arah Leweng Sereh mulai mengalami kerusakan serius. Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi Lintas Karawang, terdapat lubang menganga di bawah lapisan aspal (hotmix) akibat longsornya tanah di tepi jalan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Lokasi lubang tersebut berada tepat di depan sebuah bengkel motor, sekitar 100 meter dari Jembatan Sasak Koneng (atau yang dikenal juga sebagai Jembatan Bilyar), arah ke Leweng Sereh. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari mengingat minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas tersebut.

Seorang warga sekaligus pemilik bengkel di sekitar lokasi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa dirinya telah memasang bambu sebagai penanda dan upaya sementara untuk mencegah meluasnya longsor. “Sudah kami pasang bambu supaya pengendara lebih waspada, tapi ini hanya solusi sementara,” ujarnya, Senin (19/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan Kertasari yang menghubungkan wilayah Bengle hingga Lemahmulya kini menjadi akses yang cukup padat, terutama sejak munculnya banyak perumahan baru di kawasan tersebut. Arus lalu lintas aktif hingga malam hari, namun tanpa penerangan yang memadai, risiko kecelakaan sangat tinggi.

Baca Juga:  Waspada Terhadap Bahaya Petir Saat Hujan Deras

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 25 ayat (1) huruf d, disebutkan bahwa setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi dengan alat penerangan jalan. Keberadaan PJU sangat penting untuk menunjang keselamatan, keamanan, dan ketertiban lalu lintas, serta meningkatkan nilai estetika lingkungan.

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, dan pengelolaannya biasanya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan atau instansi terkait. Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas penerangan yang memadai, terutama di wilayah yang berkembang pesat dan memiliki lalu lintas aktif.

Warga berharap pihak Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait segera melakukan penanganan terhadap kerusakan jalan dan penyediaan PJU di lokasi tersebut guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas. (NUR)

Berita Terkait

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Forklift Tersangkut di Flyover Bypass Karawang, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Diduga Proyek Rutilahu Bermasalah Warga Soroti Ketiadaan Papan Informasi dan Material Tidak Sesuai
Dituding Jalankan Investasi Bodong, Pasutri Karawang Digeruduk Korban dan Dilaporkan
PENCURIAN MOTOR TEREKAM CCTV RUMAH WARGA
Enam Warga Karawang Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Majalengka berikut Identitasnya
SPPG Pancawati 2 Dirusak Dua Orang
Tiang Listrik Roboh Diterjang Angin Kencang di Dusun Kebonjaya, Desa Sungai Buntu‎
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:44

Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 9 Februari 2026 - 09:23

Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:05

Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:40

MK Kabulkan Uji Materi UU Pers, Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana Atas Karya Jurnalistik

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56

Ujang Suhana Minta Oknum Penyalahguna Izin THM Holywings Diproses Hukum

Jumat, 19 Desember 2025 - 02:33

Diduga Pungli Berkedok Raport, SDN Sampalan 1 Disorot Langgar Juknis BOS

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:09

Oknum Petugas PLN Karawang Diduga Mainkan kWh Ilegal, Negara dan Warga Dirugikan

Berita Terbaru