Aktivis Karawang Desak Copot Kadishub dan Para Kabidnya, Dinilai Tak Mampu Bekerja dan Memalukan Pemda

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 02:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan tajam. Sejumlah aktivis Karawang menyuarakan desakan agar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) beserta para kepala bidang (Kabid) segera dicopot karena dinilai gagal menunjukkan kinerja yang memadai selama hampir dua tahun menjabat.

Menurut para aktivis, selama masa kepemimpinan Kadishub saat ini, tidak ada perubahan signifikan yang terlihat di lapangan. Bahkan, sejumlah persoalan transportasi dan tata kelola perhubungan di Karawang dinilai semakin semrawut.

“Sudah hampir dua tahun menjabat, mana gebrakan yang nyata? Parkir liar bus di Jalan Baru masih saja berjejer, terminal bayangan makin banyak, PJU (Penerangan Jalan Umum) banyak yang mati, dan izin rekayasa lalu lintas terlalu mudah keluar tanpa kajian dampak kemacetan,” ungkap Mr Kim seorang aktivis, Rabu (14/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, kondisi ini bukan hanya mencoreng citra Dishub, tapi juga ikut mempermalukan Bupati Karawang dan Pemerintah Daerah secara keseluruhan.

Baca Juga:  Mr. KiM Angkat Bicara Soal KIR Karawang, Tegaskan Bukan Pungli Tapi Inovasi Layanan

Aktivis juga menyebut bahwa salah satu dampak nyata dari buruknya tata kelola Dishub adalah minimnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi. Mereka meyakini, jika posisi Kadishub dan para Kabid digantikan dengan figur yang lebih kompeten dan berpengalaman, maka peningkatan PAD akan lebih mudah tercapai.

“Copot Kadishub beserta Kabid-kabidnya, ganti dengan orang yang benar-benar paham bidangnya, punya visi dan mampu bekerja nyata. Baru PAD bisa naik,” tegasnya.

Desakan ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai forum masyarakat sipil. Warga berharap, Bupati Karawang segera mengambil langkah tegas dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pejabat Dishub.

“Karawang butuh pemimpin teknis yang bekerja, bukan hanya duduk di kursi,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru