Polri Gerebek Pabrik Uang Palsu Bernilai Fantastis di Bogor, Delapan Tersangka Diamankan

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 01:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto istimewa divisi humas polri dalam penggerebegan sindikat uang palsu di bogor

Poto istimewa divisi humas polri dalam penggerebegan sindikat uang palsu di bogor

Bogor, Lintaskarawang.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggerebek sebuah pabrik uang palsu dengan nilai produksi fantastis di Perumahan Griya Melati 1, Blok C3 A, RT 03/13, Kelurahan Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Penggerebekan dilakukan sebagai hasil pengembangan dari temuan tas berisi uang palsu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pabrik tersebut diketahui mencetak uang palsu dalam jumlah besar, baik dalam mata uang rupiah maupun dolar Amerika Serikat (USD). Dari lokasi, polisi menyita ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang siap edar dengan total nominal Rp1,3 miliar. Selain itu, uang palsu yang belum siap diedarkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Dalam operasinya, polisi berhasil mengamankan delapan tersangka yang diduga terlibat dalam proses produksi dan distribusi uang palsu tersebut dan Penindakan tersebut diumumkan kepada publik oleh pihak kepolisian pada Jumat, (11/04/25).

Langkah ini dilakukan setelah petugas menemukan tas mencurigakan berisi uang palsu di Stasiun Tanah Abang. Penemuan tersebut kemudian ditelusuri lebih lanjut hingga terungkap jaringan dan lokasi pabrik di Bogor.

Polisi melakukan pelacakan intensif terhadap peredaran uang palsu di Jakarta. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, mereka menemukan keterkaitan antara tas uang palsu yang ditemukan di stasiun dengan aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di Bogor.

“Kami lacak lebih lanjut dan berhasil mengungkap jaringan serta tempat produksi uang palsu di Bogor,” ujar Kapolsek Tanah Abang, Kompol Haris Ahmat Basuki, dalam keterangannya di Jakarta.

Saat ini, para tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Polisi juga masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam sindikat pemalsuan uang lintas wilayah ini.

Penulis: Aan

Source: Divisi Humas Polri

Berita Terkait

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah
31 Kasus Narkoba Dibongkar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Ungkap Motif Ekonomi hingga Pemasok Masuk DPO
Konferensi Pers Polres Karawang, Motif Pembunuhan Pelajar di Batujaya Akhirnya Terungkap
Sertijab di Polres Karawang, Kapolres Beri Penghargaan untuk Personel dan Warga Berprestasi
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Polres Karawang Dalami Kasus Kematian Balita, Tim Forensik Polda Jabar Turun Lakukan Ekshumasi
Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polsek Klari Rutin Patroli hingga Dini Hari
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:58

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:40

Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

Jumat, 17 April 2026 - 10:33

Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Selasa, 14 April 2026 - 06:06

Dari Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu Pimpin Upaya Tekan Stunting dan TBC

Berita Terbaru