HUT Ketua DPP Laskar NKRI H. Suparno Yang ke 52 Tahun Buka Pengaduan Masyarakat Terkait Dugaan Korupsi dan Pemotongan Dana PIP di Sekolah

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 08:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, 13 Februari 2025, Lintaskarawang.com – Dunia pendidikan di Jawa Barat kembali menjadi sorotan terkait dugaan korupsi dan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Menyikapi hal ini, DPP Laskar NKRI resmi membuka pengaduan masyarakat terkait masalah tersebut.

Pembukaan pengaduan dilakukan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Ketua Umum DPP Laskar NKRI, H. ME. Suparno yang ke-52. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini siap mengadvokasi persoalan pemotongan dana PIP yang selama ini menjadi “penyakit” dalam dunia pendidikan. Melalui ‘Lembaga Tim Kajian’, yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal DPP

Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S, MM, Laskar NKRI berkomitmen menjadi lembaga kontrol sosial yang peduli terhadap perbaikan sistem pendidikan. Sekretaris Jenderal Nana Taruna menjelaskan bahwa selama ini terdapat budaya sistem yang salah dalam penyaluran dana PIP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya adalah adanya staf ahli anggota DPR RI yang tidak melakukan seleksi dengan benar terkait data siswa yang berhak menerima bantuan tersebut. Hal ini mengakibatkan banyak siswa yang tidak memenuhi kriteria, termasuk siswa dari keluarga mampu, tetap menerima dana PIP.

“Dana PIP atau dana aspirasi anggota DPR RI seharusnya diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Oleh karena itu, penting untuk memverifikasi data penerima dengan lebih teliti,” ujar Nana Taruna dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga:  Rescue Karangtaruna Karawang Gelar Rakerda dan Diklat Perdana Bulan Depan

Selain itu, terkait isu pemotongan 20% dana PIP oleh pihak sekolah dengan dalih untuk “orang partai politik” (parpol), Nana Taruna menegaskan bahwa Laskar NKRI akan fokus mengadvokasi persoalan ini.

“Kami akan fokus pada masalah pemotongan dana PIP. Dana aspirasi anggota DPR RI harus sampai 100% ke siswa dan tidak boleh ada pemotongan apapun dengan alasan apapun,” tegasnya.

DPP Laskar NKRI juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua atau wali siswa, untuk melaporkan jika menemukan kasus korupsi atau pemotongan dana PIP di sekolah-sekolah. Aduan dapat disampaikan langsung ke kantor DPP Laskar NKRI di Jalan Surotokunto Blok C.5, Kelurahan Adiarsa Timur, Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Nantinya, kami akan mengumpulkan data, melakukan kajian, dan turun ke lapangan. Jika bukti-bukti yang ada cukup kuat secara hukum, kami akan segera meneruskan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” tambah Nana Taruna.

Sejak tahun 2024, DPP Laskar NKRI telah menerima 19 pengaduan masyarakat terkait berbagai persoalan, baik pidana maupun perdata. Sekitar 80% pengaduan tersebut berhasil diselesaikan oleh Laskar NKRI, dan beberapa di antaranya bahkan telah sampai ke meja hijau (pengadilan). Dengan langkah ini, DPP Laskar NKRI berharap bisa memberikan kontribusi positif dalam menciptakan dunia pendidikan yang bersih dan transparan, serta memastikan dana bantuan pendidikan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. (Ripai)

Berita Terkait

Cetya Hian Thian Kiong Karawang Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat
Begal Kembali Beraksi di Kutawaluya, Pemdes Sampalan Bergerak Dampingi Korban
Kadisnaker Karawang: Program Magang ke Jepang Jadi Solusi Atasi Ketimpangan Lapangan Kerja
Dapur Yayasan Albagdadi Sajikan Menu MBG Berkualitas untuk Siswa SMK PGRI 3 Karawang
Siswa SMPN 1 Rengasdengklok Antusias Ikuti Program MBG‎
Open House Perumahan GKW Pererat Silaturahmi Warga di Waringin Jaya
HUT ke-19 Laskar NKRI Bagi-Bagi Kupon dan Santuni Anak Yatim di Situ Cipule
Berita ini 103 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru