Gerbang PT Chang Shin Kembali Dibuka Usai Didatangi Bupati, Ratusan Pedagang Riuh Gembira

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 07:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Raut wajah sumringah terpancar dari para pedagang dan warga yang menggelar aksi demonstrasi menuntut dibukanya kembali gerbang belakang PT Chang Shin Indonesia. Beberapa pedagang bahkan tak kuasa menahan air mata setelah perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil.

Aksi demo ini dipicu oleh keputusan manajemen PT Chang Shin yang menutup gerbang belakang menyusul adanya gugatan dari seorang pengusaha. Akibatnya, para pedagang tidak bisa lagi berjualan, dan aktivitas perekonomian pun lumpuh.

Melihat kondisi ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE, turun langsung ke lokasi didampingi Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, dan Kepala Kejaksaan Negeri Karawang untuk bertemu dengan pihak manajemen PT Chang Shin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menegaskan bahwa akses jalan dari gerbang belakang diperuntukkan bagi publik dan harus tetap bisa dimanfaatkan untuk mobilitas serta aktivitas masyarakat. “Alhamdulillah, setelah berunding dengan manajemen PT Chang Shin, akhirnya disepakati bahwa gerbang akan dibuka kembali,” ujar Bupati Aep.

Ia juga menekankan bahwa para pedagang boleh kembali berjualan, namun harus tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan lingkungan. Bupati meminta agar tidak ada pihak, termasuk kepala desa, yang menghalangi aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Silaturahmi Bersejarah, Babeh Syarip Puji Langkah Bupati Aep Rangkul Insan Pers

Penutupan gerbang belakang PT Chang Shin sebelumnya telah menyebabkan berbagai usaha terhenti, termasuk perdagangan, kontrakan, dan penitipan sepeda motor. Bupati Aep mengungkapkan bahwa keluhan tidak hanya datang dari pedagang dan warga, tetapi juga dari karyawan PT Chang Shin yang terdampak akses jalan yang tertutup.

“Akses karyawan menjadi lebih sulit setelah penutupan ini. Jadi, keputusan untuk membuka kembali gerbang sangat penting bagi semua pihak,” tegasnya.

Aksi protes warga telah berlangsung sejak Oktober 2024. Mereka merasa keberatan karena penutupan gerbang tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga menghancurkan mata pencaharian mereka.

“Senang banget, Alhamdulillah bisa kembali berjualan. Kalau ditutup, tidak ada yang melintas dan otomatis tidak ada yang membeli. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajarannya yang sudah membantu kami,” ungkap Siti, salah satu pedagang yang terdampak. (LK)

 

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 72 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Berita Terbaru