Pj Wali Kota Bandung Raih Apresiasi Aspek Ekonomi Daerah dari Mendagri

- Penulis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 03:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono meraih penghargaan Aspek Ekonomi Daerah kategori Fiskal Sedang.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian pada acara Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024, di The Tribata Dharmawangsa, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2024 malam.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Bekerja sama dengan Tempo Media Grup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah ini salah satu hasil kerja keras kita. Saya harap ini bisa menjadi pemacu semangat untuk terus maju dan berkelanjutan,” ungkap Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono usai menerima penghargaan.

Soal kategori Ekonomi Daerah yang ditorehkan, Bambang mengungkapkan, Pemkot Bandung terus berupaya memberikan pelayanan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Ini juga menjadi motivasi bagi kami agar terus memberikan pelayanan maksimal terkait perekonomian khususnya” ujarnya.

Kota Bandung yang selama ini ia pimpin, menorehkan berbagai perkembangan khususnya dalam perkembangan ekonomi. Bambang terus konsen dalam aspek tersebut.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sangat objektif dalam penjurian.

“Bagi saya ini objektif. Kita inginkan agar penilai kepada penjabat ini betul objektif. Adapun tujuannya, menerapkan prinsip dasar dari pemerintah yang baik, terutama era demokratis ini membuat iklim kompetitif sangat penting sekali,” tuturnya.

Baca Juga:  Bey Machmudin Nostalgia di Kampus Unpar

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli menerangkan, terdapat 3 aspek penilaian di antaranya, kesejahteraan rakyat, pelayanan publik dan ekonomi daerah.

“Aspek kesejahteraan rakyat, seperti kemiskinan, pengangguran hingga kesehatan. Sementara itu, soal pelayanan publik dan pemberian izin. Selanjutnya, terkait ekonomi daerah, seperti pengendalian inflasi penyerapan anggaran hingga kinerja BUMD,” bebernya.

Adapun aspek penilaian yaitu kuantitatif ditambah dengan kinerja selama menjabat menjadi penjabat kepala daerah dan survei kepada publik. Sedangkan kategori yang diberikan kepada setiap daerah disesuaikan dengan fiskal masing-masing daerah.

Berikut pemenang penjabat bupati/Wali kota:

Aspek Kinerja Total

1. Kota Batu (fiskal tinggi)

2. Kota Malang (fiskal sedang)

3. Kabupaten Batang (fiskal rendah)

 

Aspek Kesejahteraan Rakyat

1. Kabupaten Gianyar (fiskal tinggi)

2. Kota Malang (fiskal sedang)

3. Kabupaten Penajam Paser Utara (fiskal rendah)

 

Aspek Pelayanan Publik

1. Kabupaten Tangerang (fiskal tinggi)

2. Kota Malang (fiskal sedang)

3. Kabupaten Jepara (fiskal rendah)

 

Aspek Ekonomi Daerah

1. Kota Bekasi (fiskal tinggi)

2. Kota Bandung (fiskal sedang)

3. Kabupaten Tanah Laut (fiskal rendah).

(Burhan)

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru