Pengembangan Wisata Alam Hutan Mangrove di Karawang: Hadid Suherman Ungkap Langkah Strategis untuk Kelestarian dan Potensi Pariwisata

- Penulis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 05:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pengembangan wisata alam hutan mangrove di Karawang menjadi fokus utama bagi para pemerhati lingkungan dan pelaku wisata. Hadid Suherman, S.E., M.Or, yang dikenal sebagai “Founding Father” dari Karawang Explore dan juga Dewan Kehormatan DPC Padjajaran Siliwangi Nusantara Kabupaten Karawang, mengungkapkan beberapa langkah strategis yang perlu diambil untuk membuka potensi wisata ini sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam keterangannya, Hadid menekankan pentingnya riset dan perencanaan yang matang sebagai langkah pertama. “Studi lokasi harus menjadi prioritas, di mana kita mengidentifikasi dan mempelajari ekosistem hutan mangrove yang akan dikembangkan. Penting untuk memperhatikan kondisi lingkungan, flora, fauna, serta potensi wisata yang ada,” ujarnya.

Proses perizinan juga menjadi sorotan Hadid. Ia menekankan bahwa mendapatkan izin dari otoritas lokal dan lingkungan merupakan langkah krusial dalam pengembangan ini. “Pastikan semua proyek yang akan dilakukan mematuhi regulasi yang ada, terutama terkait dengan perlindungan lingkungan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Hadid menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan. Menurutnya, jalur wisata atau jembatan harus dibangun sedemikian rupa agar tidak merusak ekosistem mangrove. “Selain itu, fasilitas dasar seperti tempat parkir, toilet, dan area istirahat juga harus disediakan untuk kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

Hadid juga menekankan pentingnya konservasi dan pendidikan bagi pengunjung. Ia menyarankan agar dirancang program edukasi yang mengajarkan pentingnya hutan mangrove dan cara menjaga kelestariannya. “Konservasi harus menjadi bagian integral dari setiap proyek wisata alam,” tegasnya.

Baca Juga:  DPC Padjajaran Siliwangi Nusantara Kabupaten Karawang Gelar Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Dalam hal pemasaran dan promosi, Hadid menyarankan penggunaan strategi yang efektif seperti media sosial dan kolaborasi dengan agen perjalanan. “Kerja sama dengan komunitas lokal dan organisasi lingkungan juga sangat penting untuk meningkatkan visibilitas wisata ini,” ungkapnya.

Keamanan dan pelayanan juga menjadi perhatian utama Hadid. Ia menyarankan untuk merekrut dan melatih staf yang dapat memberikan informasi yang tepat serta menjaga keselamatan pengunjung. “Prosedur keamanan harus jelas, baik untuk pengunjung maupun untuk melindungi lingkungan,” lanjutnya.

Terakhir, Hadid menekankan pentingnya pemantauan dan evaluasi secara berkala. “Kumpulkan umpan balik dari pengunjung dan monitor dampak kegiatan wisata terhadap lingkungan. Lakukan penyesuaian jika diperlukan untuk memastikan wisata ini berkelanjutan,” pungkasnya.

Hadid juga menambahkan bahwa seluruh komponen masyarakat harus dapat bekerja sama dalam mengelola destinasi wisata ini untuk memastikan pemerataan dan kesetaraan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya mengangkat potensi UMKM lokal sebagai bagian dari pengembangan wisata mangrove ini, guna memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. (N.Juana)

Berita Terkait

Dari Karawang hingga Depok, Wisatawan Serbu Puncak di Penghujung Liburan
Desa Wadas Kembangkan Green House Melon Premium Lewat BUMDes
Wonderland Galuh Mas Karawang Hadirkan Promo Libur Natal dan Tahun Baru
Kisah Inspiratif Agam Rinjani, Dari Porter Kaya Kembali ke Realita
Disparbud Karawang Gelar Karawang Voice Competition 2025 di Kaliwungu
Petik Melon Menjadi Agrowisata
Semangat Luar Biasa Kepala Desa Cikuntul untuk Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Mini Soccer Limitmess Resmi Dibuka di Rengasdengklok: Destinasi Olahraga Baru untuk Pecinta Sepak Bola Karawang
Berita ini 9 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48

Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Berita Terbaru