Proyek Rehabilitasi atau Bangun Baru? Masyarakat Jayakerta Mulai Curiga

- Penulis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek rehabilitasi Kantor Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang baru berjalan sekitar dua minggu, mulai menuai tanda tanya dari masyarakat. Pasalnya, proyek yang seharusnya berupa kegiatan rehabilitasi sebagaimana tercantum pada papan informasi proyek, justru di lapangan terlihat membangun bangunan baru di lahan kosong.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 2.546.522.000,- yang dikerjakan oleh CV. Gemilang sebagai pemenang tender, dengan durasi pekerjaan selama 150 hari kalender kerja. Namun, ketidakcocokan antara perencanaan dan pelaksanaan proyek ini menimbulkan kecurigaan warga.

Selain itu, berdasarkan pantauan awak media, para pekerja di lapangan diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2010 tentang APD, serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi hal ini, Andri Kurniawan, seorang aktivis yang dikenal kritis, angkat bicara. “Penggunaan uang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jangan sampai serampangan,” ujarnya.

Andri juga menambahkan bahwa masyarakat berhak mempertanyakan jika antara perencanaan dan kenyataan di lapangan berbeda. “Jangankan kalangan tertentu, masyarakat pada umumnya saja sudah pasti mempertanyakan, kalau antara perencanaan dengan kenyataan di lapangan berbeda. Jadi, jangan dianggap bahwa masyarakat tidak akan paham dan mengerti. Apalagi di papan informasi kegiatan nyata-nyata dicantumkan bahwa kegiatannya adalah rehab,” tegasnya.

Baca Juga:  Kejanggalan Sertifikat Lahan Negara oleh PT. Purindo Sukses di Karawang Dipermasalahkan ORMAS BUAS

Lebih lanjut, Andri mengungkapkan bahwa dirinya sudah membentuk tim yang akan melakukan audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang. “Dalam persoalan ini, saya sudah membentuk tim, yang nantinya kami akan melakukan audiensi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang untuk mempertanyakan, sekaligus mempersoalkannya,” tambahnya.

Andri juga menyoroti pentingnya memeriksa Detail Engineering Design (DED) dari proyek tersebut. “Tinggal nanti kita cari Detail Engineering Design-nya. Meski tanpa DED pun, publik sudah dapat menyimpulkan bahwa yang namanya rehab itu tidak ada pembangunan yang dimulai dengan membuat pondasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika ada potensi masalah hukum, pihaknya tidak akan ragu mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk segera mengusutnya. “Sebab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rehabilitasi adalah proses pemulihan atau perbaikan yang mengalami kerusakan atas suatu bangunan. Jika nanti ada potensi yang mengarah pada persoalan hukum, kami tidak akan ragu-ragu mendesak Kejaksaan Negeri Karawang untuk segera mengusut. Karena masalah hukum tidak harus menunggu terjadinya kerugian negara terlebih dahulu,” tutup Andri. (Red)

Berita Terkait

Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Polisi Tangkap Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan di THM Karawang
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:51

Melangkah sebagai Bakal Calon BPD Periode 2026–2029, Dede Suhendar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Tiga Dusun

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:32

Mohon Doa dan Dukungan, Oo Maska Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Desa Kertasari

Senin, 6 Juli 2026 - 10:02

Serap Aspirasi Warga Karawang Barat, Pipik Taufik Ismail Siap Kawal Usulan SMA hingga Penanganan Banjir Citarum

Senin, 6 Juli 2026 - 02:48

Mohon Doa dan Dukungan, Syamsu Novantio Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Dusun Bojong Tugu I

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:49

Warga Blok F TPI Waringinjaya Bersyukur, Pengecoran Lapangan Voli oleh Asep Supriadi Disambut Antusias

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:06

Diduga Beda Arah Politik, Amil P3N Desa Mulyajaya Mundur Usai Percakapan dengan Kepala Desa Beredar

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:10

ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:37

Perpisahan Siswa dan Kenaikan Kelas SDN Lemahmakmur III Berlangsung Meriah, Prestasi Siswa Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru