SMAN 1 Tegalwaru Karawang Terus Berjuang Mendapatkan Pasokan Air di Musim Kemarau

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 04:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SMAN 1 Tegalwaru, Tantan Hadian

Kepala Sekolah SMAN 1 Tegalwaru, Tantan Hadian

Karawang, Lintaskarawang.com – SMAN 1 Tegalwaru yang terletak di Karawang tengah menghadapi kesulitan serius dalam mendapatkan pasokan air selama musim kemarau. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena air merupakan kebutuhan dasar bagi para siswa dan seluruh civitas akademika di sekolah tersebut.

Dengan jumlah siswa mencapai 658 orang, kebutuhan air di SMAN 1 Tegalwaru sangat tinggi. Kepala Sekolah, Tantan Hadian, mengungkapkan bahwa setiap harinya sekolah harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Hal ini tentu saja menjadi beban tersendiri bagi pihak sekolah.

“Kami harus membeli air setiap hari. Ini sangat membebani anggaran sekolah,” kata Tantan Hadian pada Senin (29/7/2024). Setiap hari, kebutuhan air di sekolah diperkirakan mencapai ratusan liter untuk keperluan sanitasi, kebersihan, dan kebutuhan minum para siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tantan Hadian, keterlibatan dari berbagai elemen sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini. “Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah, masyarakat sekitar, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk membantu menyediakan pasokan air yang cukup,” ungkapnya.

Baca Juga:  Larangan Penjualan LKS di Sekolah

Upaya untuk mengatasi masalah kekurangan air ini sudah dilakukan, termasuk mengajukan permohonan bantuan ke dinas terkait. Namun, hasilnya masih belum memadai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekolah.

“Saat ini, kita hanya bisa berharap ada solusi jangka panjang yang bisa segera direalisasikan,” tambah Tantan Hadani. Dia juga menekankan pentingnya kesadaran dan dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengatasi masalah ini.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar, tetapi juga berdampak pada kesehatan para siswa. Kurangnya pasokan air dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang pada akhirnya dapat mengganggu aktivitas belajar di sekolah.

SMAN 1 Tegalwaru berharap agar dalam waktu dekat ada solusi yang nyata dan efektif untuk mengatasi masalah ini, sehingga para siswa dapat belajar dengan tenang tanpa harus khawatir akan kekurangan air. (Ddg)

Berita Terkait

Lomba Keagamaan Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 2 Lemahabang, Bibit Potensial Mulai Disaring
PSYNERGY Competition 2026 Digelar Perdana, Fakultas Psikologi UBP Karawang Perkuat Jejaring Mahasiswa Tingkat Nasional
Jam Kerja, Pegawai Disdikbud Terlihat Gunakan Sandal, Disiplin Aparatur Dipertanyakan
Dari Perjuangan Menuju Wisuda, Mulyana Hanafi, S.E. Siap Melangkah dan Berkarya
LARANG JUAL BELI LKS, DISDIKBUD KARAWANG DINILAI BELUM JAWAB SOAL PENGAWASAN DAN SANKSI
Disdikbud Karawang Terbitkan Surat Edaran, Sekolah Negeri Dilarang Jual LKS, Buku, dan Seragam
Era Baru Pelayanan Pendidikan di Karawang, Disdikbud Resmikan Ruang Layanan Terpadu
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIKA Gelar Workshop “From Theory to Practice” untuk Mempersiapkan Calon Guru Bahasa Inggris yang Adaptif
Berita ini 15 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru