Dugaan Mark Up Jaminan di BRI Karawang, LBH Arya Mandalika Lapor Kejari

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika yang dipimpin oleh Hendra Supriyatna, SH.,MH, atau yang lebih akrab disapa Bang Hendra, menyampaikan orasi damai di depan kantor BRI Cabang Karawang pada Jumat (12/7). Dalam orasinya, Bang Hendra menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah yang sangat sulit mendapatkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Bang Hendra menyatakan bahwa banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan akses terhadap KUR. “Dengan kondisi ini, akhirnya kami menyampaikan keluhan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari), dan Alhamdulillah, keluhan kami direspon dengan baik,” ujarnya.

Ia menduga adanya penyelewengan dana KUR dan dugaan mark up jaminan pada Bank BRI Cabang Karawang. Menurutnya, banyak masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik-praktik ini. “Kami berharap Kejari Karawang segera menindaklanjuti pengaduan ini,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang telah menerima surat pengaduan dari LBH Arya Mandalika terkait dugaan penyelewengan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan indikasi fraud serta mark up jaminan pada Bank BRI Cabang Karawang.

Baca Juga:  Ketua DPD Paguyuban Sundawani Karawang Kecam Keras Kekerasan Terhadap Anggota Ormas Islam di Tengah Polemik Nasab ba-Alawi

Ketua Divisi Advokasi dan Hukum LBH Arya Mandalika, Danken, mengungkapkan hal tersebut usai mengambil tanda terima surat pengaduan di kantor Kejari Karawang pada Jumat (12/7). “Dengan telah diterimanya surat pengaduan kami oleh Kejari Karawang, kami berharap Kejari Karawang untuk segera menindaklanjuti pengaduan ini,” kata Danken.

Danken menambahkan, pengaduan tersebut bertujuan untuk mengungkap dugaan penyelewengan dana KUR, indikasi fraud, dan dugaan mark up nilai jaminan maupun proyek-proyek di Bank BRI Karawang. “Kejari Karawang harus segera mengusut tuntas hal ini,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya tindakan tegas dari Kejari Karawang karena Bank BRI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggunakan anggaran dari APBN. “Jangan sampai uang rakyat disalahgunakan,” pungkasnya.

Dengan adanya pengaduan ini, masyarakat Karawang berharap agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang agar keadilan dapat ditegakkan dan dana KUR dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

(Andi Ayu)

Berita Terkait

BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Berita ini 30 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru