Christo Pamit, Program Integritas dan Pembenahan SOP Jadi Warisan di Lapas Karawang

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 12:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Christo Victor Nixon Toar dari Karawang ke Malang

Poto: Christo Victor Nixon Toar dari Karawang ke Malang

Karawang | Lintaskarawang.com – Suasana haru menyelimuti kegiatan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang, Rabu (29/04/26).

Dalam momen tersebut, pejabat lama, Christo Victor Nixon Toar, menyampaikan pesan perpisahan sekaligus refleksi atas masa tugasnya selama lebih dari dua tahun.

Acara dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kapolres Karawang, perwakilan Bupati Karawang, unsur TNI, Kejaksaan, BNNK, KPU, para kepala UPT, tokoh agama, hingga insan pers.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Christo mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama menjabat, ia menyebut sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong perubahan di Lapas Karawang.

“Terima kasih atas arahan dan bimbingan semua pihak, sehingga kami dapat melaksanakan tugas dengan baik dan memperoleh kepercayaan untuk promosi,” ujarnya.

Selama menjabat kurang lebih dua tahun lima bulan, Christo mengaku menghadapi berbagai tantangan, termasuk stigma Lapas Karawang yang sebelumnya dikenal sebagai zona merah, bahkan, ia sempat menolak penugasan tersebut saat pertama kali ditunjuk.

Namun, seiring waktu, ia melihat adanya semangat perubahan dari seluruh jajaran petugas, tahun 2024 pun ia canangkan sebagai Tahun Perubahan dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, kualitas SDM menjadi faktor krusial dalam keberhasilan lembaga pemasyarakatan, baik dari sisi pelayanan maupun pengamanan.

“Tanpa SDM yang kuat, petugas tidak akan mampu menjalankan tugas dengan optimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringatan Hari Kesadaran Nasional Diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Karawang

Selain itu, pembenahan standar operasional prosedur (SOP) menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya, Ia mewajibkan setiap kepala seksi untuk memastikan seluruh petugas memahami tugas dan fungsi masing-masing.

Dari upaya tersebut, kesadaran akan pentingnya integritas mulai tumbuh, yang kemudian mendorong Lapas Karawang menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Ini bukan semata hasil kepemimpinan, tetapi karena adanya kemauan bersama untuk berubah,” katanya.

Christo juga mengungkapkan proses mutasinya ke Lapas Kelas I Malang berlangsung cepat, ia menerima panggilan mendadak pada 8 April dan langsung menjalani pelantikan keesokan harinya.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pemangku kepentingan karena tidak sempat berpamitan secara langsung.

“Saya mohon maaf karena tidak sempat berpamitan satu per satu, waktunya sangat terbatas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Christo turut menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, instansi vertikal, serta media massa yang dinilai berperan penting dalam menjaga kondusivitas selama masa kepemimpinannya.

Ia berharap program yang telah berjalan dapat dilanjutkan oleh pejabat baru, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, serta seluruh jajaran tetap menjaga komitmen pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.

“Marilah kita terus memberikan pelayanan terbaik, sebelum semangat itu hilang,” pesannya.

Menutup sambutannya, Christo memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan, seraya menegaskan bahwa ketegasan yang diterapkan semata untuk perbaikan organisasi.

Penulis: Ripai

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru